Berita Bangka Tengah

Inovasi Kanti Bekisah Masuk 10 Besar KIPP

Inovasi 'Kanti Bekisah' yang diinisiasi oleh SMPN 1 Koba mampu masuk ke dalam 10 besar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Provinsi Babel.

Bangka Pos/Arya Bima Mahendra
PEMAPARAN - Para guru saat melakukan pemaparan program 'Kanti Bekisah' oleh SMPN 1 Koba, Bangka Tengah, Senin (3/10). 

KOBA, BABEL NEWS - Inovasi 'Kanti Bekisah' yang diinisiasi oleh SMPN 1 Koba mampu masuk ke dalam 10 besar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Provinsi Bangka Belitung tahun 2022. Selain itu, inovasi 'Kanti Bekisah' juga menjadi satu-satunya inovasi dari Kabupaten Bangka Tengah yang melesat hingga ke 10 besar KIPP Provinsi Babel 2022.

Hal itu dikemukakan oleh Hana Meilani, Kepala SMPN 1 Koba, Senin (3/10). Diakuinya, pada hari ini dilakukan proses presentasi dan audit perihal inovasi 'Kanti Bekisah' tersebut.

Menurut Hana, awalnya inovasi 'Kanti Bekisah' ini merupakan program internal di SMPN 1 Koba yang bertujuan untuk melayani siswa-siswa agar bisa melaksanakan pembelajaran dengan baik. "Jadi pemerintah provinsi menganggap bahwa program kami ini masuk ke dalam inovasi pelayanan publik," ujarnya.

Diakuinya, inovasi tersebut adalah program untuk memberikan dukungan kepada anak-anak yang teridentifikasi memiliki risiko atau permasalahan. Dengan adanya inovasi 'Kanti Bekisah' tersebut diharapkan mampu mengurangi kenakalan remaja, mengidentifikasi permasalahan anak dan mengurangi angka putus sekolah.

"Ini kan sudah sejalan dengan program dari Pemerintah Bangka Tengah untuk menciptakan Kabupaten Layak Anak serta memastikan tidak ada anak yang putus sekolah apapun masalahnya," jelasnya.

Adapun langkah-langkah untuk mencapai tujuan tersebut adalah dengan melibatkan guru bimbingan konseling melalui bantuan dari siswa-siswi yang berperan sebagai kader 'Kanti Bekisah'. "Dengan begitu, maka anak-anak akan merasa mendapatkan kepercayaan dan dukunga secara psikologis," katanya.

Setelah itu, baru bisa dilakukan penanganan secara maksimal oleh pihak sekolah. Termasuk, melibatkan peran orang tua serta bantuan dari dinas-dinas terkait yang ada di Bangka Tengah. (u2)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved