Kasus HIV/AIDS di Pangkalpinang, Rio Setiady: Jangan Jadi 'Bom Waktu'

Pemerintah Kota Pangkalpinang perlu segera menerapkan kebijakan strategis untuk menanggulangi penyakit HIV/AIDS di Pangkalpinang

Editor: suhendri
ISTIMEWA
Anggota Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang, Rio Setiady. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang perlu segera menerapkan kebijakan strategis untuk menanggulangi penyakit HIV/AIDS di Pangkalpinang.

Masalah penyakit mematikan tersebut harus menjadi perhatian Pemerintah Kota Pangkalpinang dan menjadikannya sebagai prioritas untuk diselesaikan.

Hal itu disampaikan anggota Komisi I DPRD Kota Pangkalpinang Rio Setiady menyusul adanya temuan 66 kasus baru HIV di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam kurun waktu Januari-Oktober 2022.

"Jangan sampai ini (HIV/AIDS--red) menjadi bom waktu yang akan meledak justru di saat kita tidak siap menghadapinya," kata Rio, Selasa (11/10/2022).

Menurut dia, penularan HIV/AIDS harus dicegah sedini mungkin. "Ini artinya sangat mengkhawatirkan, belum lagi mereka yang tidak terdeteksi atau tidak diketahui apakah terinfeksi ataupun tidak, tentu ini perlu dicegah," tuturnya.

Rio mengakui Pangkalpinang belum memiliki peraturan daerah (perda) khusus tentang HIV/AIDS.

Namun, penerapan Perda Kota Pangkalpinang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Prostitusi dan Perbuatan Asusila bisa dioptimalkan.

Rio optimistis laju penambahan kasus HIV/AIDS bisa ditekan jika perda tersebut diterapkan secara optimal.

Dia juga meminta tempat-tempat yang berpotensi menjadi penularan HIV/AIDS segera ditutup.

"Jangan ada kompromi lagi di sana. Satpol PP pun harus gerak cepat, jangan pasif, terus berkoordinasi dengan perangkat daerah baik lurah, RT, maupun tokoh masyarakat. Jangan sampai ada peluang yang terbuka bagi penyebaran penyakit ini," kata Rio. (u1)

Sumber: Bangka Pos
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved