Kabar Belitung Timur
Komunitas Raje Teran Ekspor Madu ke Malaysia
Komunitas Raje Teran Belitong dan UMKM Manggar Berdaya menjadi wadah pelaku Usaha Menengah Kecil Menengah (UMKM) Belitung Timur.
MANGGAR, BABEL NEWS - Komunitas Raje Teran Belitong dan UMKM Manggar Berdaya menjadi wadah pelaku Usaha Menengah Kecil Menengah (UMKM) Belitung Timur yang kini mampu mengekspor madu jenis teran keluar negeri sejak empat bulan lalu.
Ketua Komunitas Raje Teran Belitong dan Manggar Berdaya Yuliyandra mengatakan, usaha madu yang digelutinya sejak tahun 2020 ini resmi mengekspor madu produksinya ke Malaysia sejak bulan Juli 2022 lalu. Tak tanggung-tanggung, permintaan madu untuk ekspor keluar negeri tembus minimal 1 ton per bulan.
"Awalnya kita selalu branding produksi madu dari Belitong, ternyata sampai juga ke negara tetangga. Sampai-sampai mereka juga pernah berkunjung ke sini," terang Yuliyandra kepada Bangka Pos Group, Kamis (13/10).
Madu yang diekspor ke Malaysia dikatakannya adalah produksi sendiri. Sampai saat ini rumah produksinya sudah mampu memproduksi madu hingga 5 ton. Dari jumlah tersebut, 1 ton untuk permintaan luar negeri sedangkan selebihnya digunakan untuk permintaan dalam negeri.
"Permintaan madu dalam negeri memang masih sedikit," ujarnya.
Terobosan UMKM menembus pasar yang lebih luas tak luput atas dukungan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur. Pemda juga membantu terkait kerja sama ke Kantor Pos untuk pendistribusian dalam negeri.
"Namun untuk keluar negerinya, itu upaya kami sendiri," jelas Yuliyandra.
Dia melanjutkan, semoga kedepannya kiat bisnis yang digulirkan Komunitas Raje Teran Belitong dan UMKM Manggar Berdaya menjadi salah satu inspirasi dan memberikan optimistis bagi sektor UMKM untuk mampu mengembangkan usaha dengan memanfaatkan potensi lokal yang dipadukan dengan sistem dan jaringan distribusi berbasis kekinian.
"Belitung mempunyai armada ekspedisi khusus untuk membantu pendistribusian ke luar daerah. Bisa dalam bentuk mobil hibah dari pemda, yang pengaplikasiannya berada dibawah naungan BUMDes, karena PR utama kita disini itu, adalah soal jalur distribusinya yg begitu tinggi, sehingga mempengaruhi nilai jual produk, hingga akhirnya produk kita sudah kalah bersaing soal harga dengan produk diluaran sana," harapnya. (mg1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Pengiriman-madu-Komunitas-Raje-Teran-Belitong-dan-UMKM-Manggar-Berdaya.jpg)