Kabar Belitung

Pengasapalan Jalan Terbentur Anggaran

Beberapa titik di Jalan Perumnas, Tanjungpandan Kabupaten Belitung tampak rusak parah.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Adelina Nurmalitasari
Pengendara sepeda motor melaju di Jalan Perumnas, Tanjungpandan yang tampak berlubang. 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWs - Beberapa titik di Jalan Perumnas, Tanjungpandan tampak rusak. Lubang-lubang di badan jalan membuat pengendara harus waspada saat melewati jalan tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belitung Edi Usdianto menyebut, kondisi Jalan Perumnas terbilang cukup parah. Namun sejauh ini, pihaknya hanya dapat melakukan pemeliharaan dengan menambal jalan yang berlubang. Sedangkan pengaspalan kembali masih terbentur anggaran.

"Sebelumnya kami sudah mengusulkan untuk (pengaspalan kembali) menggunakan DID (dana insentif daerah). Dari Rp16 miliar yang kami ajukan, cuma tersisa anggaran sekitar Rp6 miliar dan itu tidak cukup. Hitungan kami pengaspalan kembali Jalan Perumnas memerlukan sekitar Rp4,5 miliar nilainya," kata dia, Rabu (19/10).

Menurutnya, DID 2022 akan digunakan untuk pembebasan lahan untuk pembangunan Jembatan Pilang serta perbaikan Jalan Zainudin Aba, Pangkalalang.

Sementara itu, pada 2023 mendatang rencana pengaspalan kembali Jalan Perumnas sepanjang 1,5 kilometer kemungkinan belum bisa dilakukan karena keterbatasan anggaran.

"Kalau di 2023 keterbatasan anggaran. Mudah-mudahan bisa di ABT (anggaran belanja tambahan) 2023," ucap pria yang akrab disapa Edu ini.

Ia menjelaskan, dari usulan dana alokasi khusus (DAK) 2023 ke Kementerian PUPR sebesar Rp66 miliar, yang terverifikasi hanya Rp29 miliar. Anggaran tersebut akan difokuskan untuk jalan di Kecamatan Membalong. Seperti melanjutkan jalan Aik Kundor-Gunung Riting, Aik Kundor-Tanjung Rusa, dan Aik Kundor-Membalong.

Dinas PUPR Kabupaten Belitung terus melakukan pemeliharaan jalan secara rutin. Pada 2022 ini, pemeliharaan jalan dianggarkan sebesar Rp10 miliar. Namun anggaran tersebut menurun di 2023 mendatang yakni menjadi Rp6,3 miliar.

Di 2022 ada beberapa titik pemeliharaan berkala di Tanjungpandan yang dilakukan di Jalan Aik Baik Dalam, Jalan Hasyim Idris, dan Jalan Veteran ke arah Jalan Marsda Adi Sucipto, termasuk di Jalan Endek.

Sedangkan kegiatan bersumber DAK yang dilakukan yakni di Jalan Sungai Padang-Cendil, jalan poros dari Tanjung Kelayang menuju Balai Latihan Kerja (BLK) Belitung serta Jalan Kembiri ke Simpang Aik Kundor. Juga fokus pembangunan jalan baru di Desa Selat Nasik.

"Pembangunan jalan baru di Selat Nasik, tahun ini baru kegiatan aspal baru sekitar 200 meter, nanti akan dilanjutkan tahun depan," ucapnya.

Ia menyebut, progres pemeliharaan berkala di 2022 sudah mencapai 90 persen. Para pemeliharaan Jalan di Jalan Hasyim Idris dan Jalan Veteran tinggal pemasangan marka Jalan.

Yang progresnya di bawah 90 persen tinggal peningkatan jalan lingkungan di Kecamatan Badau dan Kecamatan Sijuk yang progresnya di bawah 80 persen. Kemudian Jalan Tanjung Paku arah rencana pelabuhan penyeberangan ke Pulau Seliu progresnya di angka 80 persen.

"Sesuai rencana progresnya tidak ada kendala, tahapan progres masih masuk dalam perhitungan. Tidak ada kendala, hanya kendala kondisi hujan yang memperlambat aktivitas di lapangan. Seperti pemeliharaan jembatan di Jalan Murai terkendala cuaca karena cuaca hujan terus dan debit air terlalu tinggi," tuturnya. (del)

 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved