Abang Hertza Minta Pemkot Pangkalpinang Perbanyak Pasar Murah

Kegiatan tersebut merupakan upaya jangka pendek untuk mengendalikan inflasi akibat kenaikan harga pangan dan menjaga kestabilan harga bahan pokok

Editor: suhendri
Bangka Pos/Cepi Marlianto
MENINJAU OPERASI PASAR - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pangkalpinang Monica Haprinda meninjau pasar murah di halaman Gedung Tudung Saji, kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (31/10/2022). Pemerintah Kota Pangkalpinang masih melanjutkan pelaksanaan pasar murah bahan pokok hingga besok, Rabu (2/11/2022). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang mulai Kamis (6/10/2022) lalu menyelenggarakan pasar murah untuk membantu warga mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Hal itu sebagai upaya mengendalikan inflasi akibat kenaikan harga pangan dan menjaga kestabilan harga bahan pokok pasca-kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Penyelenggaraan pasar murah tersebut pun mendapat dukungan penuh dari DPRD Kota Pangkalpinang. "Bila perlu kegiatan seperti ini diperbanyak untuk menekan inflasi," kata Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, Senin (31/10/2022).

"Ini sangat memberikan dampak positif. Saya atas nama DPRD juga memberikan dukungan terhadap hal-hal yang telah dilakukan oleh wali kota beserta perangkat daerahnya," ujar Hertza.

Menurutnya, keberadaan pasar murah dapat membantu masyarakat dalam mencukupi kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dari harga pasar.

"Anggaran pendapatan dan belanja daerah juga sudah kita gelontorkan dalam rangka menekan inflasi. Ini agar masyarakat Pangkalpinang bisa kondusif dan tidak seperti daerah-daerah lain," tutur Hertza.

Sekadar diketahui, Pemerintah Kota Pangkalpinang dijadwalkan menyelenggarakan pasar murah di 20 titik mulai Kamis (6/10/2022) hingga Rabu (2/11/2022).

Kegiatan tersebut merupakan upaya jangka pendek untuk mengendalikan inflasi akibat kenaikan harga pangan dan menjaga kestabilan harga bahan pokok pasca-kenaikan harga BBM bersubsidi.

Kemarin, pasar murah berlangsung di halaman Gedung Tudung Saji, kantor Wali Kota Pangkalpinang.

"Terbukti dari operasi pasar murah ini laporan dari pihak Bank Indonesia (BI) mampu menurunkan inflasi kita (Pangkalpinang) sampai 10 persen (dibandingkan inflasi Pangkalpinang pada September 2022 sebesar 1,04 persen--red)," kata Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil, Senin (31/10/2022).

Pria yang akrab disapa Molen itu menuturkan, penyelenggaraan pasar murah memang lebih menekankan supaya harga kebutuhan pokok penting (bapokting) berupa cabai, bawang, telur, dan daging bisa turun. Selain itu untuk untuk menjaga stabilitas harga minyak goreng.

"Alhamdulillah, operasi pasar berhasil sesuai dengan yang kita inginkan dan membantu juga masyarakat-masyarakat kita dalam membantu kebutuhan pokoknya," ujar Molen. (u1)

Sumber: Bangka Pos
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved