Berita Pangkalpinang

Siaran TV Analog Babel Mulai Padam

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi akan menghentikan siaran televisi analog atau analog switch off ASO pada Rabu, (2/11).

Bangka Pos/Dede Suhendar
Nek Normi sedang menonton televisi di rumahnya pasca menjalani operasi katarak gratis. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi akan menghentikan siaran televisi analog atau analog switch off ASO pada Rabu, (2/11). Penghentian siaran analog ini akan berlaku juga untuk wilayah di Bangka Belitung, artinya pada hari Kamis (3/11) tak bisa dinikmati lagi oleh masyarakat.

"Batas akhir siaran analog pada tanggal 2 November, semua sama seluruh Indonesia (waktu penghentiannya-red)," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sudarman, Rabu (2/11).

Menurutnya, siaran yang selama ini secara analog akan bermigrasi ke siaran digital, sehingga perangkat TV yang berbasis analog tidak dapat lagi menangkap siaran digital. "Untuk TV yang belum smart tv, perlu alat bantu berupa STB (set top box) peralatan ini nantinya akan dapat mengcapture siaran digital yg dipancarkan oleh pemancar TV yang sudah berbasis digital," jelasnya.

Pemerintah provinsi akan menyiapkan data terkait penerima STB yang nanti akan dapat secara gratis dari Kemenkominfo. "Data tersebut sesuai dengan data yang ada di Dinas Sosial. Yang terdata gratis, yang tidak terdata gak dapat bantuan. Kalau beli barang itu harganya kisaran Rp200 ribu sampai dengan Rp400 ribu," kata Sudarman.

Diketahui, sebanyak 167 warga Kabupaten Bangka yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk mendapatkan bantuan Set Top Box (STB) gratis dari Kementerian Kominfo RI. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Komunikasi dan Statistik (Kominfotik) Kabupaten Bangka, Boy Yandra.

Diakuinya, nantinya bantuan STB dari Kemkominfo akan didistribusikan oleh pihak Kantor Pos ke alamat penerima bantuan tersebut. "Datanya sudah kita kirim ke Kementerian Kominfo Pusat, nanti bantuan itu akan langsung didistribusikan lewat Kantor Pos, kemudian Kantor Pos yang akan mengirim ke alamat penerima sesuai data tersebut," ujar Boy Yandra.

Menurutnya, dengan siaran TV digital masyarakat akan dimanjakan dengan kualitas gambar yang jernih dan berkualitas. Layanan televisi yang tersedia akan lebih bagus dan lebih interaktif dari yang sudah ada. "Artinya, kualitas gambar akan lebih jernih dibandingkan menggunakan TV analog," jelasnya. (s2/edw)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved