Berita Pangkalpinang
Tren KUR Babel Alami Kenaikan
Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DPJb) Bangka Belitung mencatat tren Kredit Usaha Rakyat (KUR) mengalami kenaikan setiap tahunnya.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kementerian Keuangan melalui Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan (DPJb) Bangka Belitung mencatat tren Kredit Usaha Rakyat (KUR) mengalami kenaikan setiap tahunnya. Kenaikan itu berdasarkan lima tahun terakhir atau periode 2018-Oktober 2022, di mana KUR Babel yang telah tersalur Rp5,33 triliun kepada 119,8 ribu debitur.
"Tren penyaluran KUR Babel ini cukup baik setiap tahunnya, meskipun dihantam pandemi Covid-19," ucap Kepala Kanwil DPJb Babel, Edih Mulyadi, Kamis (10/11) siang.
Diakuinya, sektor dengan kontribusi penyaluran tertinggi meliputi sektor usaha, lapangan usaha pertanian, perburuhan dan kehutanan. Sementara itu, lanjut Edih, Bank Rakyat Indonesia menjadi penyalur dengan kontribusi penyaluran tertinggi mencapai 63,68 persen, dengan penyaluran akumulatif mencapai Rp3,39 triliun.
Tak hanya itu saja, penyaluran ultra mikro Babel juga selalu mengalami kenaikan selama lima tahun terakhir meskipun dihantam pandemi Covid-19. "Pembiayaan ultra mikro di Babel telah tersalur sebesar Rp67,99 miliar kepada 19.297 debitur," ucap Edih.
Menurutnya, PT PNM menjadi penyalur dengan kontribusi penyaluran tertinggi mencapai 87,42 persen, dengan penyaluran akumulatif mencapai Rp59,43 miliar.
Edih juga menambahkan, pada periode semester I tahun 2022, Kanwil DJPb Babel telah melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) program KUR terhadap 44 debitur yang diambil acak dari Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, dan Kabupaten Bangka Tengah. Selanjutnya, hasil monev menyatakan sektor usaha yang ditekuni responden didominasi oleh sektor perdagangan dengan persentase 52 persen, disusul sektor penyedia jasa 25 persen, sektor pertanian/perikanan 16 persen dan sektor industri pengolahan 7 persen.
Kemudian responden menjelaskan alasan mengikuti program KUR adalah karena bunga pinjaman yang rendah dengan persentase 86 persen, persyaratan dokumen dan administrasi yang tidak merepotkan 12 persen dan adanya pembinaan dari bank penyalur 2 persen. (v2)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20220927_Edih-Mulyadi-Kepala-Kanwil-DJPb-Babel.jpg)