Kabar Belitung

9 Rumah Rusak Dihantam Air Pasang

Sembilan rumah warga yang terletak di RT 02 Desa Pulau Gersik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung rusak dihantam gelombang pasang.

Editor: Rusaidah
Istimewa/Dok. Kepala Desa Pulau Gersik
Kondisi rumah warga di Desa Pulau Gersik rusak parah akibat diterjang gelombang pasang. 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Sembilan rumah warga yang terletak di RT 02 Desa Pulau Gersik, Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung rusak dihantam gelombang pasang, Minggu (13/11).

Bahkan enam dari rumah tersebut rusak berat hingga bagian belakang roboh dikarenakan terkikis gelombang pasang.

Akibatnya penghuni rumah terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya yang agak jauh dari pinggir pantai.

"Kejadiannya tadi pagi, jadi ada sembilan rumah yang rusak. Enam di antaranya rusak berat dan sisanya rusak ringan," kata Kepala Desa Pulau Gersik Mahram saat dihubungi Bangka Pos Group.

Ia mengatakan kondisi gelombang pasang beberapa waktu lalu memang terbilang lebih besar.

Mengingat saat ini baru memasuki musim angin barat sehingga disanyalir kejadian serupa akan terjadi lagi. Padahal kata dia, tahun lalu gelombang tidak sebesar seperti tahun ini.

"Tahun lalu tidak besar, kayaknya tahun ini lebih parah. Ini baru masuk angin barat, gimana ke depannya," kata Mahram.
Menurutnya abrasi yang terjadi di Desa Pulau Gersik setiap tahun semakin parah.

Sebelumnya di lokasi kejadian, masih terdapat empat rumah tetapi sekarang sudah menjadi laut.

Apalagi ketika musim angin barat yang membuat tinggi gelombang semakin memperparah keadaan.

"Sekarang ini air pasang pagi, makanya kejadiannya pagi. Kalau malam air lagi surut," katanya.

Mahram berharap pemerintah kabupaten, provinsi maupun pusat memperhatikan kondisi warganya. Sebab kejadian tersebut bukan pertama kali terjadi di Desa Pulau Gersik.

Tetapi, sampai saat ini belum satupun solusi dari pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut.

"Dulu sudah pernah dibahas tapi belum ada realisasinya. Kami mohon perhatian pemerintah, karena Pulau Gersik ini kan ada penghuninya," kata Mahram. (dol)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved