Kabar Belitung

Jalan Desa Tanjung Rusa Belum Pernah Diperbaiki

Kepala Desa Tanjung Rusa Agus Hero Planetto menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan di desanya yang rusak.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Adelina Nurmalitasari
Acara Ngupi Kun Dewan di halaman Kantor DPRD Kabupaten Belitung, Senin (14/11). 

TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Kepala Desa Tanjung Rusa Agus Hero Planetto menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan di desanya yang rusak. Jalan yang dibangun dari tahun 1987 tersebut, sampai saat ini secara fisik belum pernah diperbaiki, hanya dilakukan pemeliharaan rutin.

Hal tersebut disampaikannya saat acara Ngupi Kun Dewan di halaman Kantor DPRD Kabupaten Belitung, Senin (14/11).

"Dengan demikian banyak para wisatawan lokal yang berkunjung ke tempat kami, jadi kendala karena jalan sempit sekali dengan ukuran 3,5 meter, itu tidak mencukupi," katanya.

Menanggapi ini, Ketua DPRD Kabupaten Belitung Ansori mengatakan, pengajuan perbaikan jalan sudah diajukan. Dalam rencana kerja sudah masuk, hanya masih terkendala anggaran.

"Mungkin ada yang skala prioritas lebih membutuhkan. Karena anggaran untuk itu belum ada, karena memang anggarannya terbatas," ujarnya.

Selain itu, dalam acara Ngupi Kun Dewan, sejumlah kepala desa maupun perangkat desa turut menyampaikan persoalan di desa.

Di antara yang disampaikan berkaitan pemberian izin rumah ibadah, regulasi yang sulit diimplementasikan di desa, hingga menyangkut pembangunan resort di Pulau Kalimambang.

Ansori mengatakan, acara Ngupi Kun Dewan tersebut juga sebagai silaturahmi agar mendapat masukan yang secara umum di instansi dan organisasi, perangkat desa seperti kepala desa dan ketua BPD, lurah, dan puskesmas. Hadir juga pihak eksekutif yang secara langsung bisa memberikan penjelasan terhadap keluh kesah.

Seperti sempat diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belitung Edi Usdianto mengatakan dari usulan dana alokasi khusus (DAK) 2023 ke Kementerian PUPR sebesar Rp66 miliar, yang terverifikasi hanya Rp29 miliar.

Anggaran tersebut akan difokuskan untuk jalan di Kecamatan Membalong. Seperti melanjutkan jalan Aik Kundor-Gunung Riting, Aik Kundor-Tanjung Rusa, dan Aik Kundor-Membalong.

Bupati Belitung Sahani Saleh mengatakan, tindaklanjut akan diupayakan terhadap masukan yang telah disampaikan, namun hal tersebut tak terlepas dari anggaran.

"APBD terbatas, untuk mengakomodir semua pokir (pokok pikiran) yang jumlahnya ribuan, maka kami akan mengkaji prioritas. Sebenarnya kebutuhan masyarakat semuanya prioritas, tapi mau dipenuhi semuanya sekaligus berkaitan anggaran," katanya.

Sanem menjelaskan pembangunan jalan di Membalong telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir melalui dana alokasi khusus (DAK) pusat. Namun berdasarkan dana yang ada dan terbatas, maka dibuat skala prioritas berdasarkan kajian seperti tingkat mobilitas, serta kaitan dengan potensi ekonomi dan pariwisata.

"Tanjung Rusa pun dalam beberapa tahun terakhir. Cuma tidak bisa semua sekaligus, satu per satu, karena jalannya banyak. Tahun depan juga masih difokuskan di Membalong, kalau sudah tuntas baru kecamatan lainnya," ucap Sanem. (del)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved