Disdukcapil Pangkalpinang Jemput Bola Rekam Data KTP-el di Sekolah

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membawa alat pembuatan KTP-el ke sekolah sehingga perekaman data pelajar bisa dilaksanakan langsung di sekolah

Editor: suhendri
Bangka Pos/Cepi Marlianto
PENYERAHAN KTP ELEKTRONIK - Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil menyerahkan secara simbolis kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) kepada pelajar di SMAN 4 Pangkalpinang, Selasa (22/11/2022). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) melakukan aksi jemput bola (jebol) ke sekolah-sekolah untuk pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) bagi pelajar yang sudah berusia 17 tahun. Hal ini guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam aksi jemput bola tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membawa alat pembuatan KTP-el ke sekolah sehingga perekaman data pelajar bisa dilaksanakan langsung di sekolah.

"Jemput bola ini merupakan atensi dari Pemerintah Kota Pangkalpinang, dengan tujuan pengurusan dokumen kependudukan menjadi mudah dan cepat, terutama mempermudah anak-anak yang sudah berusia 17 tahun agar mereka bisa memperoleh hak-haknya sesegera mungkin," kata Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil usai menyerahkan secara simbolis KTP-el kepada pelajar di SMAN 4 Pangkalpinang, Selasa (22/11/2022).

"Supaya para pelajar sadar akan haknya, selain itu menjadi pendidikan kewarganegaraan juga, serta untuk menghindari keterlambatan remaja untuk memiliki identitas diri berupa KTP," ujar Molen, sapaan akrabnya.

Molen menyebut perekaman data KTP-el dapat dilakukan terhadap pelajar berusia 16 tahun. Namun, KTP-el-nya baru akan diberikan ketika sang pelajar telah berusia 17 tahun.

"Kan enak, mereka tidak perlu ke mana-mana hanya pergi ke sekolah, tiba-tiba pulang sudah dapat KTP gratis. Simpel, sederhana kegiatan ini, tetapi sangat bermakna," tutur Molen.

Kepala SMAN 4 Pangkalpinang, Siti Rofiqoh, mengapresiasi aksi jemput bola ke sekolah-sekolah untuk pembuatan KTP-el bagi pelajar yang sudah berusia 17 tahun.

Menurut Siti, aksi jemput bola tersebut mempermudah para siswa dalam mendapatkan kartu tanda penduduk elektronik karena mereka tidak perlu datang ke kantor disdukcapil.

"Ada 103 orang pelajar yang melakukan perekaman. Secara umur masih terus berlangsung, untuk yang ter-cover hari ini adalah yang berusia sesuai dengan aturan dari disdukcapil," kata Siti, Selasa (22/11/2022). (u1)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved