Kabar Pangkalpinang

BI dan Pemkot Resmikan Pasar SIAP QRIS

Peresmian program Pasar Sehat Inovatif Aman Pakai QRIS (SIAP QRIS) di Pasar Trem atau Pasar Pembangunan Pangkalpinang.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
Penggunaan pembayaran digital (QRIS) di Pasar Pembangunan Pangkalpinang. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersinergi dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang meresmikan program Pasar Sehat Inovatif Aman Pakai QRIS (SIAP QRIS) di Pasar Trem atau Pasar Pembangunan Pangkalpinang, Rabu (23/11).

Bank Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Perdagangan RI untuk mendigitalisasikan pedagang pasar, salah satunya dengan on boarding QRIS di pasar rakyat melalui Program Pasar Sehat Inovatif Aman Pakai QRIS (SIAP QRIS).

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Edy Josinar Purba menyebut, melalui program tersebut, QRIS diharapkan dapat mendukung Implementasi Digitalisasi Pasar Rakyat se-Indonesia, mendorong transaksi non tunai yang Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Andal (CEMUMUAH) di masyarakat, mempercepat pemulihan ekonomi serta mendorong perkembangan ekonomi keuangan digital.

"Pasar Trem merupakan salah satu dari empat pasar yang menjadi piloting Pasar SIAP QRIS tahun 2022 di wilayah Bangka Belitung dan merupakan hasil sinergi bersama dengan Pemkot Pangkalpinang (Dinas Koperasi, UKM. Perdagangan dan Tenaga Kerja Pangkalpinang) serta Penyedia lasa Pembayaran (PJP) di wilayah Pangkalpinang," ujar Edy dalam rilis kepada Bangka Pos Group.

Dia mengatakan, sudah terdapat lebih dari 25 persen pedagang yang sudah memiliki QRIS yang disediakan oleh berbagai perbankan di Kota Pangkalpinang.

"Diharapkan dari implementasi kanal pembayaran digital melalui QRIS untuk para pedagang di Pasar Trem ini dapat diperluas, terutama dari sisi akuisisinya," jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Pangkalpinang Suryo Kusbandoro, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung Edy Josinar Purba, dan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Andika Saputra.

Kegiatan diawali dengan peresmian Pasar Digital SIAP QRIS di Pasar Rumput, dilanjutkan dengan prosesi transaksi belanja di para pedagang dengan melakukan scan QRIS.

Menurut Edy, kunci dari optimalisasi penggunaan QRIS yaitu melalui tingkat pemahaman yang baik oleh para pedagang.

"Namun demikian, tidak hanya berhenti dalam proses akuisisi pedagang, sinergi Perbankan juga diperlukan untuk meningkatkan pemahaman serta awareness para pedagang dengan aktif melakukan edukasi dan sosialisasi secara berkala," tambahnya. (*/t2)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved