Kabar Pangkalpinang

Baju Thrift Bermerek Habis Terjual

Tren membeli baju bekas atau thrifting semakin pesat di Pangkalpinang. Lapak baju bekas yang dikenal dengan sebutan thrift shop kian menjamur.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Sela Agustika
Konsumen saat memilih baju thrift di Bangka Thrift Store. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Tren membeli baju bekas atau thrifting semakin pesat di Pangkalpinang. Lapak baju bekas yang dikenal dengan sebutan thrift shop kian menjamur.

Fesyen yang ditawarkan kebanyakan merupakan barang-barang bermerek dengan kualitas yang masih bagus dan layak dengan harga yang terjangkau. Hal ini membuat store atau toko baju thrift kian diburu konsumen.

Bangka Thrift Store, satu di antara toko baju bekas beralamat di Jalan KH Abdurrahman Siddik Pangkalpinang ini merupakan toko yang menjual aneka koleksi pakaian bekas, mulai dari pilihan baju kaos, kemeja, sweater, jeans dan fesyen lainnya tersedia.

Owner Bangka Thrift Store Rizky mengungkap, jika tren masyarakat membeli fesyen thrift kian meningkat, terutama untuk fesyen bermerek.

"Untuk target pasar semua kalangan baik remaja atau orang tua, yang mana baju yang banyak dicari memang baju bermerek dan memang peminat saat ini meningkat," ujar Rizky, Senin (14/11).

Dikatakan Rizky, penawaran harga yang miring dengan kualitas yang masih bagus jadi alasan konsumen memilih fesyen thrift. Bahkan tak jarang baju yang diambil untuk dijual kembali ini tidak tersisa.

"Kalau untuk produk yang kita jual, biasanya selalu terjual habis. Karena untuk produk yang lama kita seller atau tawarkan harga promo lebih miring bisa mulai dari Rp15 ribu," ucapnya.

Untuk aneka fesyen yang ditawarkan ini bervariasi, mulai dari Rp35 ribu hingga Rp1 juta.

Tingginya minat baju thrift ini juga diakui oleh Owner Toko Thrift Pangkalpinang Nurfitri. Ia menyebut dalam satu bulan fesyen thrift di tokonya biasa terjual hingga 200 pcs.

"Untuk peminat baju thrift Alhamdulillah tinggi. Selama jualan selalu habis terus, kalau pun ada sisa kita jual promo dengan harga murah dan semua barang sudah disortir," ujarnya.

Diakuinya pangsa pasar peminat baju thrift bukan hanya kalangan remaja, namun juga orang tua.

"Kalau untuk kalangan remaja banyak cari yang bermerek, tapi kalau orang tua mencari yang harganya terjangkau," ucap Nurfitri.

Harga jual baju di Thrift Pangkalpinang ini pun bervariasi, yakni mulai dari Rp100 ribu untuk kaos, hoodie, sedangkan crewneck mulai dari Rp35 ribu - Rp100 ribu dan bomber mulai dari Rp50 ribu hingga Rp150 ribu. (t3)

 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved