31 Pelamar PPPK Nakes Pemkot Pangkalpinang Tak Lulus Seleksi Administrasi

Dia menyebut 31 pelamar tersebut tidak memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain, pengalaman dan masa kerja kurang dari dua tahun

Editor: suhendri
Bangka Pos/Cepi Marlianto
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDMD) Kota Pangkalpinang, Fahrizal. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Sebanyak 31 pelamar pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) jabatan fungsional tenaga kesehatan (nakes) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang tahun 2022 dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi.

Dari jumlah itu, satu di antaranya dinyatakan gugur usai masa sanggah.

"Usai masa sanggah, ada penambahan satu orang, jadi total ada 31 orang dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Pangkalpinang, Fahrizal, Rabu (30/11/2022).

Dengan demikian, jumlah pelamar PPPK nakes di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang tahun 2022 yang dinyatakan lulus seleksi administrasi berkurang dari sebelumnya 107 orang menjadi 106 orang setelah masa sanggah.

Fahrizal menyebutkan, pengumuman hasil seleksi administrasi pasca-masa sanggah dilakukan pada 29 November 2022.

Pengumuman tersebut juga sudah dilakukan melalui Surat Pengumuman Nomor: 810/ 195 /BKPSDMD/XI/2022 tentang Hasil Seleksi Administrasi Setelah Masa Sanggah Penerimaan PPPK Fungsional Tenaga Kesehatan Pemerintah Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2022.

"Memang sebelumnya (sebelum masa sanggah--red) terdapat 30 orang yang dinyatakan tidak lulus seleksi administrasi, ternyata (setelah masa sanggah--red) terdapat penambahan kembali satu orang pelamar," ujar Fahrizal.

Dia menyebut 31 pelamar tersebut tidak memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain, pengalaman dan masa kerja kurang dari dua tahun, surat tanda registrasi (STR) tidak sesuai persyaratan, transkrip nilai tidak lengkap, dan dokumen lain tidak diunggah. (u1)

Sumber: Bangka Pos
  • Berita Populer

    Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved