Kabar Pangkalpinang

Pekerja Rentan Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan

Sebanyak 26.959 pegawai rentan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Sela Agustika
Pj Gubernur Babel Ridwan Djamaluddin menyerahkan simbolis kartu BPJS Ketenagakerjaan. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Sebanyak 26.959 pegawai rentan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan ini secara simbolis diserahkan langsung Pj Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin, Senin (5/12) di Kantor BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang.

Ridwan menuturkan, penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan merupakan wujud kesejahteraan kepada para pegawai sekaligus sebagai jaminan sosial di hari tua.

"Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan ini adalah inisiatif pemerintah dalam memberikan perlindungan dan jaminan kerja. Dengan disertakam para pekerja rentan ini dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan, maka secara tidak langsung akam turut menjaga stabilitas perekonomian negara," ungkap Ridwan, Senin (5/12).

Pemberian kartu jaminan ketenagakerjaan ini menjadi stimulus akan pentingnya perlindungan diri dari risiko keselamatan pekerjaan.

Sementara itu diketahui saat ini baru 33 persen pekerja rentan yang tercover menerima kartu BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu melalui program ini Ridwan memastikan para pekerja, khususnya masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merasa aman dan terlindungi saat bekerja.

"Jadi memang untuk total penerima kartu BPJS Ketenagakerjaan ini belum sepenuhnya dan akan kita usahakan nantinya. Dan harapan kita para peserta rentan ini bisa ditanggung sepenuhnya dan kita prioritaskan program seperti ini," ujarnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalpinang Agus Theodorus Parulian Marpaung yang lebih akrab dipanggil Theo mengapresiasi atas bentuk konkret pemerintah provinsi, khususnya bagi sektor informal yang telah dua tahun berturut-turut memberikan kepedulian kepada pekerja rentan di Bangka Belitung.

Ia berharap, melalui program yang dicanangkan pemerintah dapat memberikan kenyamanan dan keamanan kepada para pekerja rentan.

"Jadi untuk tahun 2022, total ada 2.959 pekerja informal dengan iuran yang dikeluarkan pemerintah provinsi sebesar Rp905.822.400 untuk perlindungan program jaminan kecelakaan kerja dan program jaminan kematian," kata Theo.

Ia menuturkan, melalui BPJS Ketenagakerjaan para peserta secara utuh mendapatkan fasilitas pelayanan apabila terjadi risiko kecelakaan kerja dan lainnya.

"Secara umum hak dan kewajiban para pesrta sama, mendapat jaminan dan pelayanan, hanya saja berbeda formula perhitungan iuran dan informal secara mandiri dibayar," ucapnya.

Selain penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada pekerja rentan, pada kesempatan ini, bertepatan HUT BPJS Ketenagakerjaan turut dilakukan penyerahan santunan kepada keluarga korban yang meninggal, penyerahan paket bantuan alat perlindungan diri (APD) kepada instansi terkait, serta turut memberikan santuanan kepada anak yatim. (t3)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved