Kabar Belitung Timur

Jelang Imlek, Operasi Pasar Tergantung TPID

Berdasarkan statistik memang tren harga setiap menjelang hari besar perayaan keagamaan selalu ada sedikit lonjakan ketimbang hari biasa.

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Sepri
Sekretaris DPMPTSPP Belitung Timur, Harli Agusta. 

MANGGAR, BABEL NEWS - Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (DPMPTSPP) Belitung Timur Harli Agusta mengatakan, akan terus memantau perkembangan harga barang pokok menjelang Imlek tahun 2023.

Ia menyampaikan, berdasarkan statistik memang tren harga setiap menjelang hari besar perayaan keagamaan selalu ada sedikit lonjakan ketimbang hari biasa.

Mencegah adanya lonjakan harga yang berlebihan, DPMPTSPP akan melakukan pengawasan terhadap subdistributor barang pokok yang ada di Belitung Timur.

"Kita terus berkomunikasi dengan subdistributor dan mewanti-wanti jika pasokan bahan pokok tidak ada," kata Harli.

Harli mengungkap, saat ini Belitung Timur tidak mempunyai distributor barang pokok, sebab itu semua pasokan bergantung dari Kabupaten Belitung.

"Ini syukur, karena biasanya Januari cuaca buruk, tapi ini pasokan masih lancar dan harga masih relatif stabil per tanggal 12 Januari," katanya.

Ia menuturkan, harga barang-barang pokok menjelang Imlek tidak mengalami lonjakan yang cukup berarti karena cuaca mendukung dan pasokan aman.

Biasanya, DPMPTSPP melakukan operasi pasar setiap hendak memasuki hari raya keagamaan, namun karena masih awal tahun dan tergantung rencana program Tim Pemantau Inflasi Daerah (TPID).

"Dari situ nanti baru kita rancang program-program menjelang hari raya itu. Mungkin setelah pertemuan dengan TPID akan melakukan stabilisasi harga," ujarnya. (w6)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved