Kabar Pangkalpinang

H+1 Perayaan Imlek, Ruko Pasar dan Pusat Perbelanjaan Tampak Lengang

Momen H+1 perayaan Tahun Baru Imlek, aktivitas di pusat perbelanjaan dan Pasar Pembangunan Kota Pangkalpinang tampak lengang, Senin (23/1).

Editor: Rusaidah
Bangka Pos/Sela Agustika
Deretan ruko pusat perbelanjaan BTC Pangkalpinang yang tampak masih tutup dan sepi, Senin (23/1). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Momen H+1 perayaan Tahun Baru Imlek, aktivitas di pusat perbelanjaan dan Pasar Pembangunan Kota Pangkalpinang tampak lengang, Senin (23/1).

Sebagian besar pertokoan di pusat perbelanjaan masyarakat tersebut masih tutup, pasalnya para pemilik toko yang didominasi warga Tionghoa ini masih merayakan Tahun Baru Imlek 2023.

Para pengunjung di pasar tradisional dan modern ini terlihat sepi dan hanya didominasi masyarakat melayu baik yang tampak berjualan ataupun yang berbelanja.

Pantauan Bangka Pos Group, pusat perbelanjaan Bangka Trade Center (BTC) yang kerap padat aktivitas ini pun terlihat lengang, hanya ada beberapa ruko yang buka, baik di lantai satu ataupun lantai dua.

Para pemilik ruko yang jualan atau buka didominasi para pedagang atau karyawan melayu.

Gita, satu diantara pedagang BTC Pangkalpinang menyebut jika setiap momen perayaan Imlek pusat perbelanjaan memang sepi. Hal ini diakuinya karena masih banyak toko yang tutup karena merayakan Imlek.

Dikatakan Gita, aktivitas pasar kembali normal biasanya H+4 pasca Imlek.

"Kalau jualan di BTC memang banyak orang Tionghoa, jadi ketika momen Imlek agak sepi, banyak yang masih tutup, biasanya mereka buka Rabu nanti atau H+4 setelah Imlek," ucap Gita.

Ketua Yayasan Kelenteng Kwan Tie Miau Henry Kurniawan menyampaikan, biasanya di Bangka Belitung saat perayaan Imlek tiba semua aktivitas masyarakat Tionghoa berhenti, semuanya fokus beribadah dan bersilaturahmi. Termasuk berdagang dan jenis pekerjaan lainnya.

"Meskipun dulu tidak ada cuti untuk Imlek tapi di Bangka Belitung ini sejak dulu selalu melibatkan diri, biasanya di hari keempat Imlek itu baru semuanya membuka tempat usaha," jelasnya.

Kata Henry, itu sudah menjadi kebiasaan saat perayaan Imlek di Bangka Belitung.

"Kalau daerah lain mungkin hari kedua sudah buka, tapi kita di Bangka Belitung ini pasti saat momen Imlek pasar banyak tutup dan itu memang sudah dari dulu seperti itu," tuturnya. (t3)

 

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved