Berita Kabupaten Bangka

Pasang Air Laut Landa Kabupaten Bangka dan Bangka Barat, 300 Rumah Terendam Banjir Rob

Sekitar 300 lebih rumah warga di Lingkungan Parit Pekir Kelurahan Sungailiat, Kabupaten Bangka, mengalami banjir rob akibat pasang air laut tinggi.

Bangka Pos/Edwardi
BANJIR ROB - Sejumlah rumah warga di Lingkungan Parit Pekir Kelurahan Sungailiat yang mengalami banjir rob akibat pasang air laut tinggi pada Senin (23/1) sejak pukul 06.00 WIB. 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Sekitar 300 lebih rumah warga di Lingkungan Parit Pekir Kelurahan Sungailiat, Kabupaten Bangka, mengalami banjir rob akibat pasang air laut tinggi, pada Senin (23/1) sejak pukul 06.00 WIB. Diketahui daerah Lingkungan Parit Pekir ini sering menjadi langganan banjir, baik karena banjir rob maupun akibat hujan lebat yang melanda Sungailiat dan sekitarnya.

Pantauan di lapangan, sekitar Kampung Dangdut Lingkungan Parit Pekir terlihat banyak warga mengungsikan atau memarkirkan sepeda motornya di areal lebih tinggi agar tidak terkena banjir. Sejumlah anak-anak terlihat mandi air banjir di halaman rumah dengan berenang dan juga menggunakan pelampung.

Kepala Lingkungan (Kaling) Parit Pekir, M Rozi mengatakan, diperkirakan sekitar 300 lebih rumah warga yang berada di RT 02, RT03, RT04, RT08 mengalami banjir rob dengan ketinggian air 30 hingga 50 sentimeter. "Posisi rumah warga yang rendah juga sudah dimasuki air, memang banjir rob ini terjadi beberapa jam, puncak pasang air laut tertinggi sekitar pukul 09.00 WIB, mudah-mudahan segera surut dan tidak ada turun hujan," harap Rozi.

Diakuinya, memang untuk menanggulangi kerawanan banjir di lingkungan ini sudah dibangun beberapa saluran air dan juga upaya peninggian talud saluran air, namun bencana banjir tetap sering terjadi. "Untuk mengatasi ini perlu duduk bersama seluruh stakeholder secara serius dan terlaksana, untuk atasi banjir kiriman dari Desa Airruay dan sekitar, Sri Pemandang perlu dibangun waduk berlokasi di len listrik PT Timah Kelurahan Sri Menanti dengan sistem pintu buka tutup," harap Rozi.

Kalakhar BPBD Bangka, Ridwan mengingatkan warga terutama yang berada di kawasan pesisir untuk mewaspadai banjir rob dan banjir akibat hujan deras. "Dari BMKG Pangkalpinang sudah memprediksi banjir rob di kawasan pesisir wilayah Babel hingga Rabu (25/1)," kata Ridwan.

Ia berharap, masyarakat mewaspadai potensi bencana ini dengan tetap menjaga kondisi lingkungan terutama saluran air tetap bersih dan tidak ada sumbatan air, sehingga aliran air tetap lancar menuju laut. "Kita juga menyiagakan satu Tim Reaksi Cepat (TRC) sebanyak 10 personel dan dua orang pengawas untuk bekerja melakukan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan musibah banjir ini. Kita siaga 24 jam," tegasnya.

Pasang air laut
Kondisi serupa juga terjadi di pemukiman warga di Kampung Tanjunglaut, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat, pada Senin (23/1) pagi. Air laut yang merendam permukiman warga itu disebabkan oleh pasang air laut dengan ketinggian 4,2 meter.

Kondisi ini membuat 50 rumah yang dihuni 200 jiwa harus terendam air. Air yang merendam rumah rata-rata setinggi lutut orang dewasa. Tim gabungan langsung turun membantu masyarakat mengevakuasi barang-barang ke tempat lebih tinggi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Babar, Achmad Nursandi mengatakan, banjir rob kali ini karena air laut pasang tinggi di Perairan Pantai Tanjung Limbung. "Pukul 07.30 WIB air laut mulai masuk ke permukiman warga, pasang air laut dengan ketinggian 4,2 meter. Ada 50 rumah yang terdampak dihuni 200 jiwa," kata Sandi, panggilan akrabnya.

Diakuinya, petugas gabungan langsung terjun ke lapangan guna menunjang lokasi tersebut dan mengevakuasi harta benda milik warga ke tempat yang lebih aman. "Selanjut Anggota TRC BPBD Bangka Barat beserta beberapa instansi terkait langsung siaga di lokasi untuk melaksanakan pemantauan dan pengawasan di titik-titik banjir rob," ucapnya. (edw/ynr)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved