Berita Bangka Tengah
182 PNS Bangka Tengah Dapat Tugas Belajar Beasiswa
BKPSDMD Kabupaten Bangka Tengah mencatat, sudah ada 182 PNS menerima tugas belajar beasiswa sejak tahun 2006 hingga saat ini.
KOBA, BABEL NEWS - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kabupaten Bangka Tengah mencatat, sudah ada 182 PNS menerima tugas belajar beasiswa sejak tahun 2006 hingga saat ini. Diketahui, Pemkab Bangka Tengah sudah bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi agar dapat meningkatkan pendidikan PNS.
Kepala BKPSDM Bangka Tengah, Risaldi Adhari mengatakan, para PNS yang melakukan tugas belajar ini didominasi tenaga medis. Di antaranya, 84 tenaga medis seperti bidan, apoteker, perawat dan dokter yang melanjutkan sekolah ke tingkat spesialis. Sementara sisanya yakni 68 orang di luar tenaga medis atau umum.
"Paling banyak tenaga medis, secara keseluruhan seperti dokter spesialis, bidan, anastesi dan segala macamnya," kata Risaldi Adhari, Rabu (2/10).
Risaldi Adhari menyampaikan, alasan tugas belajar beasiswa paling banyak diberikan kepada tenaga medis karena ingin fokus ke kesehatan di Bangka Tengah dan agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh jika ingin berobat. "Soal pelayanan, kami berharap seperti dokter dan tenaga medis jangan nantinya sudah dibeasiswakan tiba-tiba mereka pelayanannya kurang," katanya.
Pihaknya mengakui, telah menemukan beberapa kasus PNS yang pada saat belum mendapatkan tugas belajar beasiswa kinerjanya masih bagus, tapi setelah selesai sekolah justru pelayanannya berkurang.
"Karena statusnya sudah meningkat jadi dokter spesialis dan banyak rumah sakit yang mau, akhirnya di tempat intinya ditinggalkan, dia praktik di luar, ini kurang bagus mentalnya," ungkapnya.
Sehingga, Risaldi Adhari memohon permasalahan-permasalahan tersebut menjadi perhatian dan semoga di masa yang akan datang tidak lagi terjadi karena sudah disampaikan. Padahal, yang paling banyak menyedot anggaran adalah tenaga medis dengan perbandingan biaya sekolah satu dokter spesialis bisa menyekolahkan 3 PNS umum untuk jenjang S2.
"Jadi kebayang kan kalau hasilnya tidak ada feedback untuk kita (Pemkab Bateng), kita kan berharap untuk (pelayanan) masyarakat dapat meningkat," katanya. (w6)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220510-Kepala-BKPSDMD-Kabupaten-Bangka-Tengah-Risaldi-Adhari.jpg)