Berita Pangkalpinang

Pemprov Bangka Belitung Luncurkan Program Mata Ranting

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meluncurkan program makan telur antisipasi risiko anak stunting (Mata Ranting).

Istimewa
Pemprov Bangka Belitung melaunching program Mata ranting di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (10/10/2024).   

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meluncurkan program makan telur antisipasi risiko anak stunting (Mata Ranting) di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (10/10). 

Melalui gerakan mata ranting yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung, diharapkan menjadi penyediaan protein sebagai bagian dari pemenuhan nutrisi anak-anak terutama dan keluarga pada umumnya. 

Penjabat (Pj) Gubernur Bangka Belitung, Sugito mengatakan, penanganan stunting merupakan satu di antara prioritas yang perlu dilakukan bersama dengan seluruh pihak. "Dengan pencanangan gerakan mata ranting saya mengajak untuk menjadikannya momentum, untuk memahami bahwa dengan mengonsumsi satu sampai dua butir telur setiap hari mampu menjamin ketersediaan protein tinggi bagi anak-anak kita," ujar Sugito

Sugito mengungkapkan, penyebab stunting tak hanya permasalahan ekonomi, namun juga karena kurangnya pemahaman terkait stunting dan pemenuhan gizi pada ibu hamil dan anak-anak. 

Selain itu, tingginya usia perkawinan anak juga masih menjadi salah satu penyebab stunting yang perlu mendapat perhatian semua pihak, termasuk peran tokoh masyarakat yang ikut menyosialisasikan untuk tidak menikah dini. 

"Kepada calon pengantin, agar melakukan pemeriksaan dan juga tentu ada edukasi pranikah. Upaya penanganan stunting itu adalah tentu bagaimana kita menjaga pola makan pada anak itu, agar tumbuh dan berkembang secara optimal," jelasnya. 

Sugito berharap kasus stunting di wilayahnya dapat terus ditekan hingga tak ada lagi ditemukan anak terkena kasus stunting. "Tentunya kita yakin dapat secara signifikan meningkatkan tingkat kesehatan keluarga yang pada gilirannya mendorong pertumbuhan anak-anak kita, lebih baik sehingga tidak ada lagi kasus stunting di Provinsi Bangka Belitung," ungkapnya. (riz)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved