Kabar Belitung Timur
UBB dan PT SMM Latih Manajemen Keuangan Kelompok Tani
Program digagas oleh PT SMM dan bekerja sama dengan Magister Ilmu Pertanian UBB sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan manajemen agribisnis.
MANGGAR, BABEL NEWS - The Kelekak Cafe yang juga menjadi markas bagi program Integration of Conservation Enterprises Community (ICONIC) baru-baru ini menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yang difokuskan pada pengelolaan keuangan kelompok tani.
Program ini digagas oleh PT Sahabat Mewah Makmur (PT SMM) dan bekerja sama dengan Magister Ilmu Pertanian Universitas Bangka Belitung (UBB) sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan manajemen agribisnis, terutama di bidang pencatatan keuangan bagi kelompok tani.
Ketua Kelompok Tani Laskar Misella yang mengelola The Kelekak Cafe, Saripi bilang dalam kegiatan ini juga menjalankan usaha edukasi budidaya Lebah Madu Teran serta pengelolaan pascapanen kopi, seperti proses penjemuran, pengupasan dan pemanggangan hingga penjualan.
Dia mengatakan, PT SMM menyediakan bantuan fasilitas rumah produksi madu dengan peralatan lengkap, yang diharapkan bisa dimanfaatkan secara optimal oleh para petani setempat.
"Namun, seperti banyak kelompok tani lainnya, Laskar Misella masih menghadapi kendala dalam pencatatan keuangan yang sistematis yang menyebabkan kesulitan dalam mengukur kinerja usaha," kata Saripi, Senin (28/10).
Untuk itu, PT SMM bekerja sama dengan Program Magister Ilmu Pertanian UBB menghadirkan Dr. Eva Helda, Koordinator Jurusan Magister Ilmu Pertanian UBB dan timnya untuk memberikan pelatihan keuangan sederhana, termasuk perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) serta penyusunan laporan keuangan sederhana.
Fournita, Dosen UBB yang menjadi pemateri utama, juga menyiapkan format laporan keuangan yang dapat digunakan secara mandiri oleh para anggota kelompok tani.
"Diharapkan format ini nantinya juga dapat diterapkan oleh penyuluh pertanian dari BPP Dendang untuk kelompok-kelompok tani binaan mereka," kata Fournita.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk anggota Kelompok Tani Laskar Misella, perwakilan dari kelompok tani di Desa Dendang dan Kecamatan Kelapa Kampit, komunitas kopi dari Tanjung Pandan dan Manggar, serta perwakilan siswa SMK N 1 Dendang. Hadir pula pimpinan dan Tim RD dari PT SMM serta dosen dan mahasiswa UBB, menunjukkan kolaborasi yang kuat antara perusahaan, akademisi, pemerintah, dan masyarakat.
Pimpinan PT SMM Mukhlisuddin Nasution yang membuka kegiatan ini menekankan pentingnya kehadiran perusahaan dalam mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar melalui program tanggung jawab sosial yang berkelanjutan.
Dia menyampaikan bahwa kegiatan ICONIC ini merupakan bukti komitmen PT SMM dalam mendukung kemandirian masyarakat, dengan harapan mampu menjawab tantangan masa depan.
"Diharapkan anggota kelompok tani dapat mengelola keuangan usahanya secara lebih baik, sehingga mereka mampu memantau perkembangan usaha, meningkatkan pendapatan dan menjaga keberlanjutan usaha tani. Program ini juga menunjukkan bagaimana kolaborasi lintas sektor dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal dan menjadi solusi terhadap tantangan pembangunan di daerah," kata Mukhlisuddin. (s1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/PT-SMM-bekerja-sama-dengan-Magister-Ilmu-Pertanian-UBB.jpg)