Kabar Belitung Timur
Fadli Zon Bertekad Ubah Narasi Sejarah Kolonial Indonesia
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon menyatakan komitmennya untuk mengubah narasi sejarah kolonial di Indonesia.
MANGGAR, BABEL NEWS - Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon menyatakan komitmennya untuk mengubah narasi sejarah kolonial di Indonesia.
Hal itu dia sampaikan saat menghadiri acara Apresiasi Desa Budaya Indonesia 2024 di Belitung Timur, Bangka Belitung, belum lama ini.
Fadli Zon menyoroti perlunya meninjau ulang sejarah kolonial yang selama ini dianggap berlangsung selama 350 tahun di seluruh wilayah Nusantara.
"Tidak semua daerah dijajah selama 350 tahun," katanya.
Dia menjelaskan, upaya ini bertujuan untuk membangun identitas bangsa atau reinventing Indonesian identity dengan menggali kekayaan budaya dan sejarah peradaban Indonesia yang panjang.
"Kita adalah salah satu peradaban tertua di dunia. Temuan artefak di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan berbagai kepulauan kita menunjukkan hal itu. Kita harus membangun narasi dari situ, termasuk dalam penulisan sejarah prasejarah dan era modern," tambahnya.
Fadli Zon juga menegaskan pentingnya melibatkan para ahli sejarah, arkeologi, dan pengelola cagar budaya dalam menyusun narasi baru ini.
Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih akurat tentang sejarah bangsa Indonesia, sekaligus membangun kebanggaan akan identitas nasional.
Lebih lanjut, dia menekankan pentingnya pemahaman sejarah bagi generasi muda. Jika anak muda tidak mengerti sejarah masa lalu, mereka tidak akan mengerti hari ini.
"Dan jika tidak mengerti hari ini, bagaimana mereka bisa merancang masa depan? Mudah sekali kita dihantam budaya asing jika tidak memahami akar budaya kita sendiri," ujarnya.
Melalui langkah ini, Fadli Zon berharap dapat memperkuat jati diri bangsa sekaligus mendorong anak-anak muda untuk lebih menghargai warisan budaya dan sejarah Indonesia. (s1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Menteri-Kebudayaan-RI-Fadli-Zon.jpg)