Berita Bangka Selatan
Polres Bangka Selatan Kantongi Identitas Pelaku Perampokan Toko Emas Payung
Lima bulan berlalu aparat kepolisian dari Polres Bangka Selatan, masih terus berupaya mengungkap kasus perampokan toko emas di Desa Payung.
TOBOALI, BABEL NEWS - Lima bulan berlalu aparat kepolisian dari Polres Bangka Selatan, masih terus berupaya mengungkap kasus perampokan toko emas di Desa Payung, Kecamatan Payung pada Sabtu (13/7/2024). Pasalnya, kasus perampokan itu sempat menjadi sorotan dan membuat heboh masyarakat di daerah itu. Selain perampok menyatroni toko emas ketika kondisi ekonomi tengah lesu, kawanan perampok juga turut diduga menggunakan senjata api dalam melancarkan aksinya.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Trihanto Nugroho mengatakan, kasus pencurian dengan kekerasan toko emas di Desa Payung masih menjadi pekerjaan rumah bagi jajarannya. Hingga kini sejumlah anggota kepolisian masih diterjunkan guna melakukan penyelidikan lebih dalam kasus perampokan tersebut. Utamanya guna mengetahui keberadaan dua orang terduga kawanan perampok bersenjata api yang menyebabkan kerugian ratusan juta.
"Kami memiliki pekerjaan rumah untuk kasus pencurian dengan menggunakan kekerasan toko emas di Kecamatan Payung. Kami masih melakukan penyelidikan," kata Trihanto Nugroho, Jumat (3/1).
Diakui Trihanto Nugroho, jajarannya telah mengantongi beberapa petunjuk beserta ciri-ciri terduga pelaku perampokan. Tidak hanya itu, sejumlah bukti-bukti baik itu keterangan dari korban perampokan maupun rekaman kamera pengawas atau CCTV yang ada di dalam toko emas.
Polisi juga turut memeriksa sejumlah rekaman CCTV lain di beberapa titik di sekitar lokasi. Dari beberapa titik CCTV tersebut beberapa rekaman yang memperlihatkan detik-detik pelaku melarikan diri usai melakukan perampokan toko emas.
Ditambah kendala geografis dan banyaknya perkebunan kelapa sawit membuat pelarian kedua orang pelaku semakin lincah. Menurutnya, kawanan perampok itu diduga kuat memahami kondisi lingkungan lokasi tempat kejadian perkara. Bahkan akses pelarian pelaku sangat bebas, bisa langsung ke wilayah hukum Polresta Pangkalpinang ataupun Polres Bangka Tengah.
"Dari awal kami sudah berkoordinasi dengan jajaran Polres Bangka Tengah dan Polresta Pangkalpinang. Sampai sekarang kami masih dalam proses pendalaman," jelas Trihanto Nugroho.
Adapun data dan identitas terduga pelaku lanjut dia, sudah didapatkan dan masih dalam penyelidikan. Dari data itu pihaknya akan terus memperjelas dan melakukan pendalaman agar pelaku dapat segera tertangkap. Maka dari itu pihaknya membutuhkan peran dan informasi dari masyarakat setempat. Karena di sana kondisi geografisnya banyak sekali kebun sawit warga maupun perusahaan.
"Kami minta doanya kepada masyarakat jika mendapatkan informasi tersebut segera menghubungi aparat kepolisian," ucapnya.
Guna mengantisipasi kasus serupa kembali terjadi Trihanto Nugroho meminta para pengusaha memperketat pengamanan toko emas yang dimiliki. Langkah ini diambil untuk meminimalisasi tindak kejahatan pencurian dan kekerasan di tengah kondisi ekonomi saat ini. Peningkatan keamanan toko emas sangat diperlukan guna meminimalisir tindak pidana kriminalitas.
"Kepada pemilik toko emas di Kabupaten Bangka Selatan saya meminta untuk meningkatkan keamanan," pungkas Trihanto Nugroho. (u1)
| Lindungi Anak di Ruang Digital, Bangka Selatan Siap Implementasikan PP Tunas |
|
|---|
| Kapolres Bangka Selatan Pimpin Sertijab Tiga PJU, Kasi Humas dan Dua Kapolsek Berganti |
|
|---|
| Polisi dan Warga Gotong Royong Sembelih Hewan Kurban |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban, Belum Ada Temuan Penyakit |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Sesuaikan 4 Struktur OPD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20241231-Kapolres-Bangka-Selatan-Ajun-Komisaris-Besar-Polisi-Trihanto-Nugroho1234.jpg)