Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

Kemenag Ajak Terapkan Moderasi Beragama di Bangka Selatan

Seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan, diajak untuk menerapkan moderasi beragama di daerah itu.

Tayang:
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka Selatan, Jamaludin ketika berfoto bersama dengan Wakil Bupati, Debby Vita Dewi beserta jajaran forkopimda ketika mengikuti peringatan HAB ke-79 di Kantor Kemenag setempat, Jumat (3/1/2025). Momentum HAB seluruh elemen masyarakat diajak untuk menerapkan moderasi beragama. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan, diajak untuk menerapkan moderasi beragama di daerah itu. Hal ini seiring dengan peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama Republik Indonesia tahun 2025. Diklaim moderasi beragama penting untuk meningkatkan harmoni sosial dan budaya dalam mewujudkan kemakmuran spiritual.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Selatan, Jamaludin mengatakan HAB Kementerian Agama bukan hanya menjadi momen perayaan, akan tetapi juga refleksi atas peran strategis Kementerian Agama. Khususnya dalam menjaga toleransi, meningkatkan kualitas pendidikan agama dan memperkuat moderasi beragama. 

Pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama serta masyarakat untuk terus memperkokoh nilai-nilai keagamaan sebagai pondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. "Kementerian Agama berharap kepada semua lapisan masyarakat untuk berupaya meningkatkan pemahaman ajaran agama kita masing-masing. Sekaligus tetap untuk menjalin moderasi beragama," kata Jamaludin, Jumat (3/1).

Jamaludin mengungkapan seiring dengan target pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045 Kementerian Agama selalu berbenah dalam memperbaiki layanan dan pelayanan kepada umat serta masyarakat. "Ketika masyarakat melaksanakan ajaran agama secara baik dan benar, Insya Allah akan menjadi masyarakat yang toleran, anti korupsi, yang rukun dan damai. Terpenting akan terjauh dari sifat-sifat yang radikal," ujar Jamaludin.

Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi mengatakan, moderasi beragama menjadi modal penting dalam membangun suatu daerah. Moderasi beragama bukan hanya soal menjaga toleransi antar umat beragama. Melainkan pula tentang bagaimana setiap umat bisa hidup berdampingan dengan saling menghormati, tanpa memaksakan pandangan atau keyakinan pribadi kepada orang lain. 

Dengan sikap yang demikian, umat beragama dapat menjalani kehidupan bersama dalam damai, menghindari gesekan atau konflik yang dapat merusak keharmonisan. "Mari kita bersama memperkuat nilai moderasi beragama dan menjaga harmoni kehidupan. Semoga Kementerian Agama bisa terus menjadi garda terdepan dalam membangun toleransi beragama," kata Debby. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved