Berita Bangka Tengah
Curah Hujan Tinggi dalam Beberapa Hari Terakhir, BPBD Bangka Tengah Waspada Cuaca Ekstrem
BPBD Kabupaten Bangka Tengah memberikan imbauan keselamatan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir, puting beliung dan pohon tumbang.
KOBA, BABEL NEWS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Tengah memberikan imbauan keselamatan kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir, puting beliung dan pohon tumbang. Hal tersebut disampaikan BPBD Bangka Tengah mengingat tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir dengan potensi dapat meningkatkan potensi banjir dan bencana alam lainnya.
Kepala BPBD Bangka Tengah, M Yudhi Sabara mengatakan, sangat penting bagi masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan keselamatan. "Kami mengimbau masyarakat agar selalu siaga dan waspada, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir, puting beliung, dan pohon tumbang," ujar Yudhi Sabara, Senin (6/1).
Yudhi meminta agar masyarakat lebih memperhatikan lingkungan sekitar seperti pohon yang sudah tua/lebat di pekarangan, melakukan pembersihan saluran sekitar rumah, memperhatikan bangunan rumah, terutama konstruksi atap. "Bagi rumah di lokasi rendah/rawan genangan/banjir, agar memperhatikan kondisi pasang surut, menjaga peralatan listrik dan jauhkan dari genangan air," katanya.
Bagi pengguna kendaraan transportasi, diimbau agar berhati-hati mewaspadai kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem dan nelayan diminta tidak memaksakan diri melaut jika cuaca sedang buruk. "Bagi warga, jika terjadi cuaca buruk agar selalu berhati-hati dan ke tempat yang lebih aman, serta pantau terus kondisi cuaca, angin, tinggu gelombang melalui aplikasi BMKG," jelasnya.
Peringatan tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko dampak dari bencana alam yang mungkin terjadi akibat intensitas hujan yang terus meningkat. "Sekiranya terjadi kondisi darurat dapat menghubungi call center BPBD di 08117174448," ujarnya.
Kepolisian Resor Bangka Tengah juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terkait potensi cuaca ekstrem yang sedang melanda, terutama kepada nelayan, masyarakat yang tinggal di pulau dan wisatawan yang akan berlibur. Cuaca buruk, termasuk angin kencang dan hujan lebat, diprediksi dapat memicu gelombang tinggi serta risiko bencana alam lainnya seperti banjir dan pohon tumbang.
Kapolres Bangka Tengah, AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan penting bagi masyarakat yang beraktivitas di laut, terutama pelayaran antarpulau selalu memantau informasi cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG.
"Memang saat ini beberapa kali terjadi cuaca ekstrem, jadi untuk kegiatan pengimbauan juga dilaksanakan oleh Sat Polairud maupun polsek setempat, terutama pada saat nelayan akan berlayar," katanya.
Pihaknya juga telah berulang kali mengingatkan para nelayan agar jangan lupa membawa life jacket karena merupakan satu di antara alat keselamatan yang menjadi kewajiban. Transportasi laut, khususnya kapal, perahu maupun boat penyeberangan antarpulau diharapkan terus melengkapi sarana keselamatan seperti life jacket dan peralatan pendukung lainnya.
"Keselamatan harus menjadi prioritas. Pantau terus perubahan cuaca, dan jangan memaksakan berlayar jika kondisi tidak memungkinkan," ujarnya. (w6)
DAERAH RAWAN BENCANA
1. Kecamatan Koba: RT 02 Kelurahan Berok, Jembatan Sungai Berok, RT 11 dan RT 13 Desa Penyak, Padangmulia, RT 05 Kelurahan Arungdalam, Desa Guntung, Alur Sungai Desa Nibung, Aliran Sungai Cawyan, Gang Nipah RT 05 Desa Kurau.
2. Kecamatan Pangkalanbaru: Desa Airmesu, Desa Kebintik, Sungai Pedindang, Kolong dan Aliran Kolong Air PL Desa Beluluk, Desa Batubelubang, RT 12, RT 17 dan RT 20 Dusun Siloi KP Dul, Kolong dan Aliran Kolong Beguruh.
3. Kecamatan Lubukbesar: Desa Perlang, Dusun Belimbingdalam, RT 01, 02, 04 dan 05 Dusun Simpang, Dusun 3 Airbatu, Desa Lubukpabrik, Aliran Sungai Kulur, RT 6 dan 7 Desa Lingkuk dan Dusun Sungaitebok.
4. Kecamatan Sungaiselan: sepanjang aliran sungai antara Sarangmandi dan Romadhon, RT 01 Kelurahan Sungaiselan, RT 12 Air Pasir Desa Lampur, RT 03, 04, 05, 06 Desa Keretak.
5. Kecamatan Simpangkatis: Desa Beruas, aliran Sungai Desa Puput, Jl Selan KM 14 Desa Teru.
6. Kecamatan Namang: Desa Baskarabakti dan Desa Namang.
Sumber: BPBD Bangka Tengah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240930-cuaca-hujan-yang-terjadi-di-Provinsi-Kepulauan-Bangka-Belitung.jpg)