Rabu, 22 April 2026

Berita Pangkalpinang

Dekranasda Pangkalpinang Pertimbangkan Kain Tradisional Masuk Mulok

Festival Fashion dan Kriya bukan hanya wadah promosi, tetapi juga upaya melibatkan generasi muda dalam melestarikan warisan budaya

Editor: suhendri
Istimewa/pangkalpinangkota.go.id
PELAKU USAHA EKONOMI KREATIF - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pangkalpinang, Yuniar Putia Rahma (kanan), mengunjungi pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) di Pangkalpinang, Selasa (7/1/2025). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pangkalpinang, Yuniar Putia Rahma, mengunjungi sejumlah galeri pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) di Pangkalpinang, Selasa (7/1/2025).

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal persiapan Festival Fashion dan Kriya yang dirancang sebagai ajang promosi kain khas Pangkalpinang.

Adapun galeri yang dikunjungi Yuniar adalah  Galeri Destiani, Batik Kampung Katak, Pinang Sirih, dan Ishadi Cual.

Dalam diskusinya bersama pelaku usaha, Yuniar membahas strategi untuk meningkatkan daya tarik produk lokal, termasuk melalui diversifikasi desain dan inovasi pemasaran.

Ia juga menyoroti pentingnya memperkenalkan kain tradisional kepada generasi muda melalui pendidikan.

Yuniar mengatakan kepada awak media, Rabu (8/1/2025), bahwa kualitas produk Pangkalpinang sudah sangat baik.

Barang-barang yang dihasilkan memiliki segmen pasar yang jelas.

Namun, tantangan terbesar adalah bagaimana menjangkau semua kalangan, termasuk anak-anak.

"Anak-anak harus tahu dan mencintai produk lokal sejak dini. Salah satu ide yang sedang kami pertimbangkan adalah memasukkan muatan lokal (mulok) tentang kain tradisional ke dalam kurikulum sekolah," kata Yuniar.

Dia juga menegaskan, Festival Fashion dan Kriya bukan hanya wadah promosi, tetapi juga upaya melibatkan generasi muda dalam melestarikan warisan budaya.

Dukungan dari pemerintah menjadi salah satu pilar utama dalam menyukseskan festival tersebut.

Yuniar menyebutkan, Festival Fashion dan Kriya nanti mengusung semangat kolaborasi dan inovasi.

Festival ini diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam memperluas pasar kain khas Pangkalpinang sekaligus memperkokoh identitas budaya daerah di era modern.

Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Pangkalpinang akan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memaksimalkan dampak positif Festival Fashion dan Kriya terhadap pelaku usaha lokal.

"Kami berharap pelaku usaha bisa berkolaborasi dengan baik untuk menyukseskan kegiatan ini. Festival ini diharapkan menjadi momentum bagi produk lokal kita untuk dikenal lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional, bahkan internasional," tutur Yuniar. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved