Rabu, 22 April 2026

Berita Pangkalpinang

Pj Wali Kota Panen Perdana Sayur Hidroponik di KWT Pandan Sari

Pj Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, bersama Pj Ketua PKK Kota Pangkalpinang, Yuniar Putia Rahma, turut serta memanen sayur di KWT Pandan Sari.

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, bersama Pj Ketua PKK Kota Pangkalpinang, Yuniar Putia Rahma, turut serta memanen sayur di Kelompok Wanita Tani (KWT) Pandan Sari di Kelurahan Gedung Nasional, Jumat (10/1/2025). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, bersama Pj Ketua PKK Kota Pangkalpinang, Yuniar Putia Rahma, turut serta memanen sayur di Kelompok Wanita Tani (KWT) Pandan Sari di Kelurahan Gedung Nasional, Pangkalpinang, Jumat (10/1). Dalam kesempatan tersebut, Budi terlihat semringah melihat hasil panen pertama KWT Pandan Sari, yang dinilai memiliki kualitas unggul.

Menurut Budi Utama, sayur sawi green hidroponik yang dipanen memiliki rasa yang manis dan kualitas yang sangat baik. "Kualitasnya sangat bagus, rasanya manis saat dimakan. Ini pertama kali saya ikut panen sayur di KWT Pandan Sari. KWT ini terbentuk dari APBD Perubahan 2024 melalui program Dinas Pangan dan Pertanian, dan ini menjadi KWT pertama yang berhasil panen," kata Budi.

Budi Utama juga mengapresiasi keberadaan KWT yang mengembangkan budi daya sayuran hidroponik. Menurutnya, langkah ini tidak hanya menghasilkan produk berkualitas tetapi juga mendukung program pemerintah dalam menyediakan makanan bergizi.

"Selaras dengan program Presiden tentang makanan bergizi, ini adalah strategi yang sangat baik dari ibu-ibu KWT. Saya yakin ini punya potensi pasar yang bagus karena sayur hidroponik banyak diminati," ujarnya.

Diakui Budi Utama, kehadiran KWT Pandan Sari yang berhasil melakukan panen perdana menjadi bukti bahwa inisiatif ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas. "Pemerintah pun berharap, keberhasilan KWT Pandan Sari dapat menjadi inspirasi bagi kelompok tani lainnya di Pangkalpinang untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi masyarakat," tuturnya.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Samri menjelaskan, saat ini terdapat 30 KWT di Pangkalpinang. Pemerintah telah memberikan dukungan berupa bantuan dana sebesar Rp20 juta kepada masing-masing KWT. "Kami menyalurkan bantuan Rp20 juta secara bertahap kepada setiap KWT dan melakukan monitoring untuk memastikan program ini berjalan sesuai aturan," kata Samri.

Ia menambahkan, keberadaan KWT memberikan manfaat besar bagi ibu rumah tangga. Selain menambah aktivitas produktif, KWT juga mampu meningkatkan perekonomian keluarga. "Dengan adanya KWT, ibu-ibu rumah tangga dapat mencari kegiatan tambahan yang bermanfaat sekaligus mendukung ekonomi keluarga. Selain itu, program ini berkontribusi pada pengendalian inflasi dan penurunan angka stunting di Kota Pangkalpinang," tuturnya.

Samri menegaskan, tahun 2025 akan penuh tantangan, terutama terkait inflasi dan stunting. Namun, ia optimistis KWT dapat menjadi salah satu solusi untuk menghadapi persoalan tersebut. "Kita tidak boleh berpangku tangan. KWT menjadi salah satu upaya strategis untuk membantu pengendalian inflasi dan stunting di Pangkalpinang," tambahnya. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved