Kabar Belitung Timur
Kinara Penderita Jantung Bocor Perlu Uluran Tangan
Kinara didiagnosa menderita penyakit jantung bocor saat usianya menginjak 3,5 tahun. Namun, tanda-tanda ketidaksehatan sudah muncul jauh sebelumnya.
MANGGAR, BABEL NEWS - Hidup tak selalu berjalan sesuai rencana, begitu yang dirasakan oleh Sumarjono (48) dan Meinar Wahyu Handayaningsih (41), pasangan asal Manggar, Belitung Timur.
Mereka tengah berjuang untuk kesembuhan putri kecil mereka, Kinara Gebrila Ayudiningsih yang baru berusia 4,5 tahun.
Kinara didiagnosa menderita penyakit jantung bocor saat usianya menginjak 3,5 tahun. Namun, tanda-tanda ketidaksehatan sudah muncul jauh sebelumnya.
"Sejak usia 1 tahun, dia sering sakit-sakitan. Awalnya dokter mendiagnosisnya asma," ujar Sumarjono kepada posbelitung.co, Senin (13/1).
Kinara yang kini duduk di bangku PAUD kerap absen dari sekolah karena kondisi kesehatannya. Meski begitu, semangatnya untuk belajar tak pernah surut. Namun, kabar tentang penyakit jantung bocor itu menjadi pukulan berat bagi keluarga dengan empat anak ini.
"Rasanya seperti langit runtuh saat tahu penyakit itu. Kami tidak pernah menyangka. Sebelumnya kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tapi ternyata dia harus menghadapi cobaan ini," kata Sumarjono dengan nada getir.
Kini, Kinara telah direkomendasikan untuk menjalani pengobatan lanjutan di Jakarta. Beruntung, biaya pengobatan sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Namun, kendala finansial masih menjadi penghalang besar bagi keluarga ini untuk segera membawa Kinara ke ibu kota.
"Untuk pengobatan, kami sangat bersyukur ditanggung BPJS. Tapi, biaya hidup di Jakarta selama masa pengobatan harus kami tanggung sendiri. Itulah yang membuat kami belum bisa berangkat," jelas Sumarjono.
Meinar, ibu Kinara, tak dapat menyembunyikan harapannya agar buah hatinya segera pulih.
"Kami hanya ingin Kinara sembuh, seperti anak-anak lainnya. Dia bisa sekolah dengan normal, bermain dan menjalani kehidupan layaknya anak kecil pada umumnya," katanya.
Kisah Kinara adalah pengingat bagi kita semua bahwa perjuangan untuk kesehatan adalah perjuangan bersama. Dukungan dari berbagai pihak sangat berarti bagi keluarga ini, baik berupa bantuan materi maupun doa.
Bagi mereka yang ingin membantu atau sekadar memberikan perhatian kepada Kinara, ini adalah kesempatan untuk menunjukkan empati dan kepedulian.
Kinara hanyalah satu dari sekian banyak anak yang membutuhkan uluran tangan untuk kembali menikmati masa kecil yang penuh tawa.
Semoga langkah kecil Kinara menuju kesembuhan dapat segera terwujud, membuka lembaran baru penuh harapan bagi keluarga kecil ini. (s1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Kinara-Gebrila-Ayudiningsih-yang-baru-berusia-45-tahun-saat-mendapat-perawatan-di-rumah-sakit.jpg)