Rabu, 22 April 2026

Berita Bangka Selatan

PUPR Bangka Selatan Anggarkan Rp400 Juta Perbaiki Dua Jembatan

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, memastikan telah menyiapkan anggaran untuk perbaikan sejumlah infrastruktur pendukung mobilitas masyarakat.

Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Jajaran anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan dari Komisi III ketika melakukan peninjauan kondisi terkini Jembatan Sungai Nyire, Desa Pergam, Kecamatan Airgegas, Selasa (14/1/2025). Berdasarkan hasil peninjauan kondisi jembatan tersebut nyaris ambruk dan hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. 

AIRGEGAS, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, memastikan telah menyiapkan anggaran untuk perbaikan sejumlah infrastruktur pendukung mobilitas masyarakat di daerah itu. Khususnya perbaikan terhadap Jembatan Sungai Nyire, Desa Pergam dan Jembatan Sungai Rebong, Desa Delas, Kecamatan Airgegas yang mulai goyah. Dijadwalkan perbaikan kedua jembatan tersebut akan dimulai pada awal tahun 2025 ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangka Selatan, Elfan Rulyadi mengakui, pihaknya bersama jajaran Komisi III DPRD setempat telah melakukan peninjauan ke lokasi jembatan tersebut. Hasilnya pada tahun 2025 ini dana senilai Rp400 juta telah disiapkan guna perbaikan Jembatan Sungai Nyire dan Jembatan Sungai Rebong. Dana itu merupakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2025.

"Insya Allah tahun 2025 ini akan kami perbaiki. Karena kami melihat kondisi jembatannya sudah tidak layak dilewati," kata Elfan Rulyadi, Selasa (14/1).

Menurutnya, perbaikan infrastruktur jembatan sudah menjadi agenda prioritas Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan pada tahun 2025 ini. Berdasarkan hasil peninjauan kondisi Jembatan Sungai Nyire memang sudah dalam kondisi memprihatinkan. Jembatan yang mayoritas terbuat dari balok kayu itu sudah dibangun sejak 15 tahun silam dan terus dilakukan perbaikan rutin setiap tahunnya. Langkah itu guna menjaga pondasi dan struktur jembatan agar aman untuk dilalui kendaraan.

"Untuk keberadaan Jembatan Sungai Nyire memang sangat vital. Karena itu akses menuju Kota Toboali ke Kecamatan Pulau Besar ataupun sebaliknya," papar Elfan Rulyadi.

Di sisi lain sambung dia, untuk perbaikan masing-masing jembatan dianggarkan senilai Rp200 juta. Dengan target utama perbaikan jembatan yakni menyasar bagian pondasi dan landasan jembatan. Karena secara teknologi dan struktur jembatan masih mumpuni untuk dilewati kendaraan dengan kapasitas tertentu. Pihaknya terus melakukan survei terhadap masyarakat setempat apabila proyek jembatan tersebut mulai digarap.

"Untuk pembangunan jembatan secara permanen memang belum, kami masih menghitung. Tetapi kalau untuk tahun 2025 kami menganggarkan untuk rehab jembatan," urainya.

Elfan Rulyadi menargetkan perbaikan jembatan akan dilakukan pada awal tahun 2025 ini. Menyusul tahapan perencanaan dan perhitungan selesai dikerjakan oleh tim teknis. Dengan demikian akses dan mobilitas masyarakat dapat kembali normal dan perekonomian masyarakat tidak terhambat.

"Insya Allah dalam waktu dekat. Kami masih menunggu perhitungan yang tepat, terkait perencanaan dan pekerjaan proyek tersebut," pungkas Elfan Rulyadi(u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved