Kabar Belitung Timur
19 Kuota Jamaah Haji Beltim Berangkat Tahun 2025
Sebanyak 19 kuota jemaah haji dari Belitung Timur dijadwalkan akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2025.
MANGGAR, BABEL NEWS - Sebanyak 19 kuota jemaah haji dari Belitung Timur dijadwalkan akan berangkat ke Tanah Suci pada musim haji tahun 2025.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji Kementerian Agama Belitung Timur Hasmaryati menjelaskan, dari total kuota tersebut, terdapat 17 jemaah haji reguler dan 2 jemaah lansia.
Namun, Hasmaryati menuturkan, jumlah pasti jemaah yang berangkat belum dapat dipastikan. Hal ini disebabkan adanya beberapa penundaan keberangkatan.
"Satu jemaah lansia menunda keberangkatan karena sakit dan dua jemaah reguler juga menunda keberangkatan karena sakit. Di sisi lain, ada dua jemaah haji dari luar daerah yang akan mutasi ke Belitung Timur," katanya, Kamis (16/1).
Hasmaryati menjelaskan, jemaah haji yang dijadwalkan berangkat pada tahun ini adalah mereka yang telah mendaftar sejak tahun 2012.
"Beberapa tahun mereka ditunda keberangkatannya karena adanya Covid-19. Jadi giliran mereka Insya Allah tahun ini," kata Hasmaryati.
Berbagai proses persiapan telah dilakukan oleh para calon jemaah, seperti pembuatan paspor, visa hingga tes kesehatan.
"Proses berikutnya adalah manasik haji. Jadwal pelaksanaannya akan segera ditentukan. Kami berharap penyelenggaraan haji tahun ini berjalan lancar, mulai dari keberangkatan hingga kepulangan para jemaah nanti," kata Hasmaryati.
Pihak Kementerian Agama Belitung Timur terus memantau kesiapan para jemaah haji dan memastikan segala persiapan berjalan sesuai rencana agar ibadah haji tahun ini dapat terlaksana dengan baik tanpa hambatan berarti.
Sementara itu Kementerian Agama bersama Komisi VIII DPR RI menyepakati penurunan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahun 1446 H/2025 M dibandingkan dengan tahun 2024.
Kesepakatan ini tercapai dalam Rapat Kerja (Raker) di Senayan, Jakarta beberapa waktu lalu.
Raker tersebut dipimpin Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang serta dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar, Wakil Menteri Agama Romo HR Muhammad Syafi'i, Kepala Badan Penyelenggara Haji Muhammad Irfan, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Fadlul Imansyah dan pejabat terkait lainnya.
Hasmaryati menguraikan, rata-rata BPIH tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp89.410.258,79, dengan asumsi kurs 1 USD senilai Rp16.000 dan 1 SAR senilai Rp4.266,67.
"Rata-rata BPIH tahun 1446 H/2025 M sebesar Rp89.410.258,79. Biaya ini turun dibandingkan rata-rata BPIH 2024 yang mencapai Rp93.410.286,00," kata Hasmaryati.
BPIH terdiri dari dua komponen utama. Pertama, Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayar langsung oleh jemaah. Kedua, nilai manfaat yang berasal dari optimalisasi dana setoran awal jemaah haji.
"Bipih yang dibayar jemaah rata-rata sebesar Rp55.431.750,78 atau 62 persen dari total BPIH 2025. Jumlah ini turun sekitar Rp600 ribu dibandingkan tahun lalu," jelas Hasmaryati.
Di berharap penurunan biaya haji ini akan mendorong lebih banyak masyarakat Belitung Timur untuk mendaftarkan diri menjadi calon jemaah haji. (s1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Ilustrasi-jemaah-haji-saat-berada-di-Masjid-Nabawi-Madinah-Arab-Saudi-tahun-lalu.jpg)