Rabu, 22 April 2026

Berita Pangkalpinang

Defisit APBD Rp82,47 Miliar, Pemkot Pangkalpinang Kaji Ulang Prioritas Anggaran

Pemerintah Kota Pangkalpinang sedang berupaya mencari solusi untuk menutupi defisit

Editor: suhendri
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Defisit APBD tahun 2025 sebesar Rp82,47 miliar membuat Pemerintah Kota Pangkalpinang berencana melakukan penyesuaian sejumlah kegiatan.

Kendati demikian, anggaran yang menyasar kepentingan masyarakat dipastikan tidak akan dipangkas. 

Hal tersebut disampaikan Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin, Jumat (17/1/2025).

"Kami tetap optimis APBD 2025 dapat berjalan,” kata Unu.  

“Anggaran yang mengacu pada kepentingan masyarakat tidak akan kami tagging. Saat ini, kami sedang mengevaluasi kegiatan mana yang dapat dilanjutkan dan mana yang perlu diperjuangkan untuk tetap bisa dilaksanakan," lanjutnya. 

Dalam APBD Kota Pangkalpinang 2025, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp962,79 miliar.

Adapun belanja daerah ditetapkan sebesar Rp1,045 triliun.

Dengan demikian, defisit APBD 2025 mencapai Rp82,47 miliar.

Menurut Unu, dirinya bersama sekretaris daerah dan Badan Keuangan Daerah terus mengkaji ulang prioritas anggaran dengan memastikan program-program yang menyentuh kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan yang kami laksanakan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Pangkalpinang," ujar Unu.

Dengan semangat optimisme tersebut, dia berkomitmen untuk menjaga stabilitas pembangunan kota sekaligus menghadirkan solusi terhadap tantangan defisit anggaran.

Unu pun berharap, dukungan masyarakat dan kolaborasi dengan berbagai pihak dapat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan APBD 2025.

Cari solusi

Pemerintah Kota Pangkalpinang juga sedang berupaya mencari solusi untuk menutupi defisit tersebut, termasuk kemungkinan adanya bantuan dari kementerian. 

"Ini masih awal tahun sehingga kami masih memiliki ruang untuk mengevaluasi dan mencari sumber pendanaan tambahan. Semoga dengan dukungan dari pusat (kementerian–red), semua program yang telah direncanakan dapat berjalan sesuai harapan," kata Unu. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved