Rabu, 22 April 2026

Berita Pangkalpinang

Kapolda Bangka Belitung Ajak Siswa Tolak Aktivitas Geng Motor

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Hendro Pandowo menjadi pembina upacara di SMAN 2 Pangkalpinang, Senin (20/1).

(Bangkapos.com/Adi Saputra).
Kapolda Babel Irjen Pol Hendro Pandowo, saat menjadi pembina upacara di SMAN 2 Pangkalpinang. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Hendro Pandowo menjadi pembina upacara di SMAN 2 Pangkalpinang, Senin (20/1). Dalam kesempatan itu, dirinya menekankan dan menegaskan kepada seluruh guru dan siswa agar menolak dengan tegas segala aktivitas geng motor di Bangka Belitung karena sangat meresahkan.

"Strategi dan percepatan kita, bagaimana menghilangkan geng motor dan hari ini kita melaksanakan pembina upacara di 30 sekolah wilayah Kota Pangkalpinang," kata Hendro Pandowo.

Ia menjelaskan, setelah dilakukan pemeriksaan hasil dari penangkapan terhadap geng motor berasal, yang mendominasi itu berasal dari anak-anak SMA maupun SMP. "Kita harus melakukan pemageran agar anak-anak itu bisa membentengi dirinya, teman-temannya dan sekolahnya jangan sampai geng motor masuk ke sekolah ini," tegasnya.

"Dengan berbagai cara intimidasi, iming-iming, kemudian diberikan suatu jaminan keamanan. Itulah, bagaimana cara geng motor masuk ke sekolah-sekolah dan tentunya tadi deklarasi penolakan juga itu dilakukan oleh bapak ibu guru dan seluruh siswa SMAN 2 Pangkalpinang," tambahnya.

Dirinya juga menyampaikan penekanan kepada seluruh guru dan siswa apabila ada aktivitas geng motor agar segera dilaporkan ke pihak kepolisian agar dilakukan tindak lanjut dan tidak ada aktivitas geng motor di Kota Pangkalpinang dan sekitarnya.

"Saya tekankan dan tegaskan, jangan sampai ada geng motor di lingkungan sekolah. Jika ada, segera melaporkan ke guru BP, wali kelas, kepala sekolah, bhabinkamtibmas bahkan ke kapolda dan saya akan atasi jika ada geng motor," ucapnya.

Menurutnya, masa depan anak-anak perlu diawasi selalu, jangan sampai salah langkah dan perlu perhatian semua pihak agar tidak ikut-ikutan dengan geng motor atau kegiatan yang dapat merusak masa depan. "Mari kita jaga dan awasi anak-anak kita semua, jangan sampai mereka tergabung atau masuk ke geng motor karena dapat merusak masa depannya nanti," ujar Hendro Pandowo.

Di sela-sela upacara tersebut, guru dan siswa bersama-sama mendeklarasikan penolakan aktivitas geng motor di sekolah dan dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi oleh guru maupun siswa hingga Kapolda Babel di halaman SMAN 2 Pangkalpinang. (v1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved