Jumat, 5 Juni 2026

Kabar Belitung Timur

Dinas Pertanian dan Pangan Belitung Timur Gencarkan Vaksinasi PMK Hewan Ternak

Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Dinas Pertanian dan Pangan mulai melaksanakan vaksinasi massal terhadap hewan ternak. 

Tayang:
Editor: Rusaidah
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Proses pemberian vaksin pada hewan ternak di Belitung Timur yang dilakukan Dinas Pertanian dan Pangan Belitung Timur, Kamis (23/1). 

MANGGAR, BABEL NEWS - Dalam upaya mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui Dinas Pertanian dan Pangan mulai melaksanakan vaksinasi massal terhadap hewan ternak

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Beltim Heryanto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk melindungi kesehatan ternak sapi dan kerbau serta menjaga stabilitas sektor peternakan di wilayah tersebut.

"Vaksinasi tahap pertama ini dilaksanakan oleh tim medis yang terdiri dari dokter hewan serta tenaga teknis dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Belitung Timur," kata Heryanto, Kamis (23/1).

Dia menjelaskan, sasaran utama dalam program ini adalah 150 ekor sapi milik kelompok ternak, peternak mandiri, serta ternak yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Dendang.

Vaksinasi diberikan kepada ternak yang telah memenuhi kriteria kesehatan tertentu. 

"Kami memberikan vaksinasi kepada ternak sapi dan kerbau yang sehat, dengan usia minimal tiga bulan dan dosis yang diberikan sebesar 2 ml per ekor. Sebelumnya, telah dilakukan skrining kesehatan untuk memastikan ternak dalam kondisi prima," ujarnya dalam kegiatan vaksinasi di Kelompok Ternak Karya Bakti, Desa Balok.

Meskipun hingga saat ini belum ditemukan kasus PMK di Kabupaten Belitung Timur, pihaknya tetap mengimbau para peternak untuk waspada. 

Langkah-langkah pencegahan seperti penyemprotan disinfektan di kandang, pembatasan lalu lintas ternak, serta pengawasan ketat terhadap aktivitas manusia di sekitar kandang menjadi perhatian utama.

"Kami sangat berharap peternak tidak membeli ternak dari luar daerah, terutama dari wilayah yang sudah terdeteksi PMK. Pencegahan lebih baik daripada penanganan, karena sekali wabah masuk, dampaknya bisa sangat merugikan," tambahnya.

Vaksinasi ini diharapkan dapat menjadi langkah efektif dalam membangun ketahanan peternakan di Kabupaten Belitung Timur, sekaligus mencegah potensi kerugian ekonomi akibat merebaknya PMK di Indonesia. (s1)

 

 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved