Selasa, 21 April 2026

Berita Pangkalpinang

235 Calhaj Pangkalpinang Siap Diberangkatkan

Sebanyak 235 calon haji asal Kota Pangkalpinang, bakal diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah pada tahun 2025.

Bangkapos.com/Dok
ILUSTRASI: Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh menggelar simulasi manasik haji di Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (29/04/2019). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Sebanyak 235 calon haji asal Kota Pangkalpinang, bakal diberangkatkan ke Tanah Suci Makkah pada tahun 2025. Jumlah tersebut merupakan bagian dari 1.065 kuota calon haji asal Provinsi Bangka Belitung untuk tahun ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang, Firmantasi menyebutkan, dari 235 calon haji itu termasuk dengan 13 calon haji lanjut usia (lansia) yang otomatis masuk berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohaj). "Dari jemaah porsi provinsi itu berjumlah 1.065 orang, Kota Pangkalpinang mendapat kuota 229 orang, kemudian ditambah 13 lansia," ujar Firmantasi, Kamis (23/1). 

Firmantasi menambahkan, dengan adanya kepastian ini pihaknya berharap agar para calon jemaah haji dari Kota Pangkalpinang yang sudah terkonfirmasi bisa mempersiapkan diri. "Sekarang kan lagi proses kesehatan, check up segala macam. Nanti baru ada surat keterangan kesehatan," tambahnya.

Meski begitu diakui Firmantasi, jika sampai saat ini jajarannya juga masih menunggu adanya ketetapan soal pelunasan biaya bagi para calon jemaah. "Setelah tes kesehatan, nanti ada pelunasan biaya haji nya. Tapi ini masih menunggu dari pusat, karena ketetapan pelunasan belum ada," sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih menunggu terbitnya keputusan presiden (keppres) terkait besaran pelunasan biaya haji bagi calon jemaah haji tahun 2025. 

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Babel, Rebuan, mengatakan, meski besaran BPIH tersebut telah disepakati oleh DPR dan pemerintah, akan tetapi pengesahannya masih menunggu keluarnya keppres.

"Kemarin kan pemerintah mengusulkan kepada DPR RI, kemudian kan sudah ketok palu, tetapi itu kan tetap diusulkan ke presiden, nanti akan timbul keppres-nya. Jadi kita masih menunggu keputusan presiden itu," kata Rebuan, Selasa (21/1).

Rebuan menyebutkan, meskipun biaya perjalanan haji (bipih) secara umum diperkirakan akan mencapai sekitar Rp55 juta per anggota jemaah, biaya tersebut dapat bervariasi antarembarkasi. "Jadi mengapa berbeda? Karena untuk Bangka Belitung (jemaah) berangkat dari Palembang, jarak antara embarkasi Palembang ke Madinah ataupun Jeddah lebih dekat. Kalau untuk yang di Surabaya kan lebih jauh," tuturnya.

Rebuan mencontohkan, biaya perjalanan haji pada tahun sebelumnya rata-rata sekitar Rp56 juta per orang, namun untuk Bangka Belitung hanya sekitar Rp53 juta. "Berarti kan selisihnya sekitar Rp2 jutaan. Prediksi kami, mudah-mudahan itu tidak berubah dari tahun kemarin," ujarnya. 

Terlepas dari itu, Rebuan berharap calon jemaah mulai menyiapkan pelunasan biaya perjalanan ibadah haji tahun 2025. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved