Kabar Belitung Timur
Pemkab dan Forkopimda Belitung Timur Rakor Antisipasi Aksi Geng Motor
Forkopimda Belitung Timur bersama Pemerintah Kabupaten Beltim menggelar rapat koordinasi (rakor) antisipasi geng motor dan pencurian.
MANGGAR, BABEL NEWS - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Belitung Timur bersama Pemerintah Kabupaten Beltim menggelar rapat koordinasi (rakor) antisipasi geng motor dan pencurian dengan kekerasan (curas) di Ruang Rapat Bupati Beltim, Senin (20/1).
Rapat yang diinisiasi Polres Beltim ini dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Beltim Mathur Noviansyah dan dihadiri Kapolres Beltim AKBP Indra Feri Dalimunthe, Ketua DPRD Beltim Fezzi Uktolseja, Pabung Kodim 0414/ Belitung Mayor Czi A.Tabrani, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Beltim Ahmad Muzayyin, pihak sekolah dan instansi terkait.
Kapolres Beltim AKBP Indra Feri Dalimunthe mengatakan, rakor dilaksanakan untuk mengantisipasi segala aktivitas geng motor guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Kabupaten Beltim.
"Rakor dilaksanakan untuk antisipasi geng motor yang ada di Beltim, termasuk kegiatan negatif anak muda seperti balap liar, kumpul-kumpul negatif dengan minuman keras, penyalahgunaan narkoba atau membuat kegaduhan di masyarakat," kata Indra dikutip dari laman Diskominfo SP Beltim, Rabu (22/1).
Pihak kepolisian berkomitmen untuk memberantas geng motor yang ada di Beltim yang aksinya meresahkan masyarakat dan bisa menjadi cikal bakal tindak kejahatan.
"Untuk mencegahnya, kami melaksanakan lima kali sehari patroli termasuk ke kecamatan-kecamatan, namun kami juga butuh peran forkopimda, pemda, pihak sekolah dan seluruh elemen masyarakat untuk memberantas dan menolak segala bentuk aktivitas geng motor," jelasnya.
Kapolres Beltim mengimbau agar seluruh pihak untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban terutama melakukan kontrol dan pengawasan terhadap anak-anak remaja dalam pergaulannya.
"Bila menemukan aktivitas geng motor kita imbau untuk pulang selama tidak melakukan tindak pidana. Kita mengimbau kepada semua orang tua, guru, aparat TNI/Polri, pemda untuk memiliki rasa tanggung jawab untuk menyiapkan generasi muda yang siap menyongsong masa depan," imbau Kapolres.
Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Beltim Mathur mengatakan, Pemkab Beltim sangat mendukung upaya kepolisian untuk memberantas geng motor.
"Kita antisipasi dampak negatif dari pergaulan anak-anak Beltim yang masuk dalam geng motor. Kalau ada balap liar maka kita minta ke masyarakat untuk bantu memberi informasi adanya aktifitas itu," kata Sekda.
Diungkapkannya, pihaknya sudah dapat laporan adanya aktivitas geng motor di Beltim.
"Kita sudah ada laporan, salah satunya balap liar dan aktivitas kumpul anak-anak muda di tempat tertentu, biasanya diiringi dengan miras," ungkap Sekda.
Mathur meminta agar dinas pendidikan menyampaikan informasi ke sekolah-sekolah untuk mengidentifikasi potensi munculnya pelajar yang buat geng motor. Begitu juga dengan lingkup masyarakat, pihaknya minta agar unsur dari kecamatan sampai RT untuk melakukan pemantauan, pengawasan dan pencegahan adanya aktivitas geng motor serta tindak kriminalitas yang dilakukan kalangan remaja. (*/s1)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Rapat-koordinasi-rakor-antisipasi-geng-motor-dan-pencurian.jpg)