Senin, 13 April 2026

Kabar Belitung Timur

Tradisi Berebut Lawang Tandai Peringatan Hari Jadi ke-22 Belitung Timur

Peringatan hari jadi ke-22 Kabupaten Belitung Timur (Beltim) yang jatuh pada Senin (27/1), diawali dengan tradisi berebut lawang. 

Editor: Rusaidah
Posbelitung.co/Bryan Bimantoro
Peringatan hari jadi ke-22 Kabupaten Belitung Timur diawali dengan tradisi berebut lawang di Gedung DPRD Belitung Timur, Senin (27/1). 

MANGGAR, BABEL NEWS - Peringatan hari jadi ke-22 Kabupaten Belitung Timur (Beltim) yang jatuh pada Senin (27/1), diawali dengan tradisi berebut lawang. 

Tradisi ini berlangsung di Gedung DPRD Beltim sebelum digelarnya rapat paripurna peringatan hari jadi daerah tersebut.
Acara berebut lawang diawali dengan berbalas pantun yang sarat makna dan kearifan lokal. 

Setelah prosesi pantun selesai, pintu Gedung DPRD Beltim secara simbolis dibuka, menandai dimulainya rangkaian acara resmi.

Bupati Belitung Timur beserta rombongan kemudian memasuki gedung DPRD dan disambut oleh jajaran anggota dewan yang berbaris rapi membentuk pagar kehormatan. 

Saling bersalaman antara rombongan bupati dan para anggota DPRD menjadi simbol kebersamaan serta semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Setelah prosesi penyambutan, acara berlanjut dengan sidang paripurna peringatan hari jadi ke-22 Kabupaten Beltim. 
Sidang ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk pejabat daerah, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Hari jadi ke-22 Beltim tahun ini menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah yang lebih maju dan sejahtera, sesuai dengan tema yang diusung dalam peringatan tahun ini. 

Ketua DPRD Belitung Timur Fezzi Uktolseja menyampaikan, harapannya agar di usia yang ke-22 ini, Kabupaten Belitung Timur semakin maju dan mampu menghadapi tantangan ke depan yang semakin berat. 

"Mudah-mudahan Beltim ini makin maju. Kita tahu, 22 tahun ke depan tantangan semakin berat. Karena itu, Beltim harus memiliki kesatuan visi dan misi, baik antara legislatif maupun eksekutif," ujar Fezzi.

Dia menekankan, pentingnya sinergi dan kekompakan antara semua pihak, termasuk lembaga yudikatif, demi mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan. 

Menurutnya, dengan kebersamaan yang solid, setiap permasalahan yang muncul dapat diatasi dengan lebih efektif.

Lebih lanjut, Fezzi juga menyoroti adanya berbagai tantangan, seperti pemotongan anggaran yang dapat berdampak pada program pembangunan daerah. 

Oleh karena itu, dia mendorong agar pemerintah daerah mampu menghadirkan berbagai terobosan untuk menjaga kelangsungan pembangunan di tengah keterbatasan sumber daya.

"Sekarang kita menghadapi pemotongan anggaran dan berbagai tantangan lainnya. Harus ada terobosan-terobosan agar kita tetap bisa menjalankan program pembangunan dengan maksimal," tambahnya.

Di momen peringatan ini, Fezzi berharap seluruh elemen masyarakat juga ikut berkontribusi dan mendukung langkah-langkah pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah demi mewujudkan Belitung Timur yang lebih maju, sejahtera dan berdaya saing. (s1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved