Jumat, 5 Juni 2026

Kabar Belitung Timur

Kepala Kemenag Beltim Minta Maaf atas Kasus Amel, Apresiasi Semua Pihak yang Membantu

Kepala Kantor Kemenag Belitung Timur Suparhun menyampaikan permohonan maaf atas musibah yang menimpa Amel siswa MTS Negeri Manggar korban bullying.

Tayang:
Editor: Rusaidah
Dok. Posbelitung.co
Kepala Kantor Kemenag Belitung Timur Suparhun. 

MANGGAR, BABEL NEWS - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Belitung Timur Suparhun menyampaikan permohonan maaf atas musibah yang menimpa Amel siswa MTS Negeri Manggar korban bullying yang mengalami retak pada tulang ekornya.

Dia juga mengapresiasi semua pihak yang telah memberikan bantuan, baik secara moral maupun materiil, untuk kesembuhan Amel.

"Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa Amel dan meminta maaf atas kejadian ini. Terima kasih kepada Kapolda, Kapolres, Bupati serta semua pihak yang telah berkontribusi membantu, baik secara moril maupun materil. Semoga dukungan ini menjadi semangat bagi Amel untuk segera sembuh," ujar Suparhun, Minggu (2/2).

Suparhun juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Bangka Belitung Masmuni Mahatma, yang menunjukkan kepeduliannya terhadap kasus ini. 

Kata Suparhun, Masmuni bahkan menginstruksikan seluruh pegawai di lingkungan Kemenag Babel untuk berdonasi guna membantu proses perawatan Amel.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh ASN di lingkungan Kemenag Beltim yang telah ikut serta dalam upaya membantu Amel. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban yang dialami," tambahnya.

Lebih lanjut, Suparhun menegaskan bahwa pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap proses pembelajaran di madrasah agar kejadian serupa tidak terulang. 

Selain itu, Kemenag Beltim akan terus memantau perkembangan kesehatan Amel selama masa perawatannya.

"Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pengawasan di lingkungan madrasah. Kami juga akan selalu memantau perkembangan Amel hingga dia benar-benar pulih," katanya.

Kasus bullying yang dialami Amel menjadi perhatian banyak pihak, dan dukungan dari berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat membantu proses pemulihannya serta mencegah kasus serupa terjadi di masa mendatang. (s1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved