Rabu, 22 April 2026

Berita Pangkalpinang

Irjen Hendro Pandowo Tegaskan Babel Zero Geng Motor

Penegasan ini disampaikan Hendro agar remaja yang tergabung dalam geng motor secara tegas keluar dan membubarkan diri.

Editor: suhendri
Istimewa/Humas Polda Babel
Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Hendro Pandowo. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Hendro Pandowo, menegaskan, Babel zero geng motor setelah adanya deklarasi pembubaran geng motor di mapolda setempat, Rabu (5/2/2025) lalu.

Penegasan ini disampaikan Hendro agar remaja yang tergabung dalam geng motor secara tegas keluar dan membubarkan diri.

Deklarasi pembubaran di Mapolda Babel pada Rabu tersebut dilakukan langsung oleh para pemuda yang tergabung dalam geng motor.

Mereka secara serentak mendeklarasikan pembubaran diri. Mereka juga menyerahkan atribut geng motor untuk selanjutnya dimusnahkan di halaman Mapolda Babel.

"Rata-rata anak-anak ini (geng motor) masih anak pelajar, yang merupakan Generasi Emas 2045 yang seharusnya kita jaga, didik, rawat sebagai penerus generasi muda untuk mewujudkan Indonesia Emas," katanya, Kamis (6/2/2025).

"Sehingga kita masing-masing instansi harus memiliki pola dan cara untuk menjaga serta menyelamatkan generasi muda kita dari bahaya geng motor ini," ujar Hendro.

Ia menyebutkan, kepolisian di Babel sendiri telah memiliki konsep dan strategi dalam pemberantasan geng motor.

Di antaranya, sosialisasi bahaya geng motor, permintaan dukungan forkopimda, membuat surat bersama tolak geng motor, penegakan hukum, pemasangan spanduk, menghapus coretan, serta deklarasi penolakan dan pembubaran geng motor.

"Ini yang sudah kita laksanakan satu bulan ini, dan ini terus kita gaungkan se-Bangka Belitung sampai tingkat polres sehingga geng motor di wilayah Babel harus zero, tidak ada satu pun, sebagai komitmen kami menjaga pemuda di Babel," tutur Hendro.

"Kami siap memaparkan semua konsep yang dimiliki Polda Babel guna membubarkan serta menolak segala aktivitas geng motor jika diperlukan sehingga provinsi lain juga zero dari geng motor," ujarnya.

Lebih lanjut, Hendro meminta seluruh elemen masyarakat agar terus mendukung polda dalam memberantas dan menolak geng motor di Negeri Serumpun Sebalai. "Mari kita jaga mereka karena masa depan ada di tangan mereka semuanya,” katanya.

“Mereka bukan geng motor lagi, tetapi mereka adalah anak kita yang wajib dilindungi, dibimbing, dan dibina untuk meraih masa depan," sambung Hendro. (v1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved