Selasa, 21 April 2026

Berita Bangka Barat

Kapolres Ajak Forkopimda Bangka Barat Panen Jagung

Kapolres Bangka Barat, AKBP Ade Zamrah mengajak jajaran Forkopimda di wilayahnya melaksanakan launching penguatan program pangan lestari.

Bangkapos.com/Riki Pratama
PANEN JAGUNG -Jajaran Forum Koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangka Barat, melaksanakan launching penguatan program pangan lestari di halaman belakang Polsek Mentok, Senin (24/2/2025) siang. Kegiatan dilakukan Polres Bangka Barat dalam mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan. 

MENTOK, BABEL NEWS - Kapolres Bangka Barat, AKBP Ade Zamrah mengajak jajaran Forkopimda di wilayahnya melaksanakan launching penguatan program pangan lestari di halaman belakang Polsek Mentok, Senin (24/2) siang. Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan program pemerintah tentang ketahanan pangan.

Ade Zamrah mengatakan, kegiatan yang dilakukan bukan hanya sekadar panen, melainkan simbol komitmen bersama dalam membangun ketahanan pangan di wilayah tersebut. "Jagung yang dipanen setelah masa tanam tiga bulan menghasilkan panen yang melimpah. Hasil panen ini diharapkan dapat memberikan dampak positif. Secara ekonomi bagi masyarakat sekitar, sekaligus meningkatkan aksesibilitas terhadap pangan bergizi," kata Ade Zamrah.

Ia menambahkan, kegiatan yang dilakukan Polres Bangka Barat, sebagai upaya nyata dalam mendukung program pemerintah untuk swasembada pangan. "Ini bukan hanya tentang panen jagung, tetapi tentang membangun kemandirian pangan di tingkat lokal," harapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bangka Barat, Azmal menjelaskan, pemerintah daerah dan Polri terus berupa untuk menyukseskan program ketahanan pangan yang diinginkan oleh Presiden Prabowo.

"Kita diberikan amanat menyukseskan program ketahanan pangan, salah satunya menanam jagung dilakukan Polri dan padi dilakukan oleh TNI," kata Azmal.

Ia menambahkan, selain dari Polri, sejumlah kecamatan dan desa bakal melaksanakan kegiatan ketahanan pangan, baik yang bersumber dari dana pembiayaan perkebunan sawit, melalui CSR dan melalui pendanaan desa itu sendiri.

"Penanaman jagung ini terus kita adakan dan evaluasi, terkait luasan penanaman jagung yang akan dilaksanakan dan sudah ditargetkan pemerintah pusat 7.000 hektare untuk di Bangka Barat, tetapi bicara target itu, kita realistis saja," katanya. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved