Berita Pangkalpinang
Bangka Belitung Kekurangan 1.200 Guru, Dindik Dukung UBB Buka Prodi S1 Pendidikan
UBB terus melakukan persiapan pembukaan program studi (Prodi) S1 bidang pendidikan bagi guru ataupun lulusan siswa jenjang SMA/SMK/SLB.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Universitas Bangka Belitung (UBB) terus melakukan persiapan pembukaan program studi (Prodi) S1 bidang pendidikan bagi guru ataupun lulusan siswa jenjang SMA/SMK/SLB di Bangka Belitung. Untuk menindaklanjuti hal tersebut, UBB pun melakukan kunjungan ke Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, Rabu (26/2).
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, Alfisyah menyambut baik pihak UBB yang nantinya akan membuka prodi bidang pendidikan bagi umum, terutama guru dan lulusan siswa jenjang SMA/SMK/SLB.
"Setiap tahun kebutuhan guru sangat diperlukan, apalagi dilihat dari data guru dan tenaga kependidikan jumlah guru yang sudah menjadi ASN saat ini sekitar 2.700. Sedangkan kebutuhan guru, masih dibutuhkan sekitar 1.200 guru," ujar Alfisyah.
Alfisyah mengatakan, kurangnya guru-guru yang mengajar mata pelajaran yang produktif, dikarenakan kebanyakan yang sudah terpenuhi yakni guru mata pelajaran Bimbingan Konseling dan guru IPA. Dalam hal ini, Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mempermudah guru dalam mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG), dalam meningkatkan kompetensi guru.
Namun, Alfisyah membeberkan, para guru banyak mengikuti PPG di luar Bangka Belitung, dikarenakan tersedianya Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). "Melihat kondisi ini, kebutuhan guru banyak diperlukan. Tentunya sangat mendukung bila UBB, membuka prodi pendidikan dalam pengembangan pendidikan. Ke depan kami dapat memberikan dalam bentuk rekomendasi, perjanjian kerja sama, atau MoU seperti yang kami lakukan dengan Universitas Negeri Yogyakarta," jelasnya.
Diakuinya, animo guru-guru yang ingin melanjutkan ke jenjang S2 sangat banyak. Namun, terkendala pada mekanisme pembelajaran, seperti Tugas Belajar (Tubel) dan Izin Belajar. "Hal ini karena guru-guru bisa beramai-ramai meninggalkan kegiatan belajar mengajar," tambahnya.
Dosen UBB, Rozani mengatakan, perlu memahami kondisi dan kebutuhan para guru untuk melakukan optimalisasi terhadap rencana tersebut. "Seperti yang dijelaskan detail guru yang ada di Bangka Belitung, membutuhkan sekitar 3.900 guru. Guru yang bersertifikasi, guru yang sudah atau belum ASN, dan guru yang melaksanakan PPG," ucap Rozani.
Pihaknya menerima masukan pihak luas dari masyarakat, kalangan praktisi, mahasiswa bahwa UBB masih kekurangan formasi pendidikan. Untuk itu, UBB hadir menyambut baik dan memberikan kemudahan kepada lulusan siswa SMA/SMK/SLB yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi, khususnya prodi bidang pendidikan.
"Ada beberapa program studi yang dibuat berharap dapat menjadi wadah bagi masyarakat Bangka Belitung, untuk memanfaatkan potensi lokal sehingga tidak menjadi beban atau cost berat untuk para masyarakat menempuh pendidikan di luar. Untuk itu, UBB ada rancangan ke depannya akan membuka prodi baru seperti bahasa Indonesia atau bahasa Inggris, kewarganegaraan, dan PGSD," ungkapnya. (riz)
| Bank Mandiri Pangkalpinang Gelar Halalbihalal Bersama Media |
|
|---|
| 17 Kandidat Ketua DPC PKB Babel Uji Kelayakan dan Kepatutan |
|
|---|
| Kuota KUR Bank Sumsel Rp980 M, Hingga Triwulan I 2026 Sudah Tersalur Rp83,9 M |
|
|---|
| Pangkalpinang Terus Genjot Penerimaan Pajak Daerah 2026, Raup Rp39,6 Miliar hingga April |
|
|---|
| Pemprov Babel Godok Aturan Hemat Energi Kendaraan Dinas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250226-Dinas-Pendidikan-Provinsi-Bangka-Belitung.jpg)