Berita Bangka
OPD Pemkab Bangka Senang Perpanjangan Tenaga Honorer, Rozali: Banyak Guru Pensiun
Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka menyambut gembira adanya perpanjangan tenaga honorer nondatabase.
SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka menyambut gembira adanya perpanjangan tenaga honorer nondatabase. Salah satunya, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali mengakui, OPD-nya memang paling banyak tercatat tenaga honorer nondatabase berupa tenaga pendidik atau guru. "Alhamdulillah ada keputusan tetap mempekerjakan tenaga honorer nondatabase. Sebab tenaga honorer di Dinas Pendidikan Bangka berjumlah 300-an orang paling banyak adalah guru, itu pun masih kekurangan guru. Tahun ini adalah 122 guru ASN yang masuk purna bakti," kata Rozali.
Rozali mengucapkan terima kasih atas keputusan memperpanjang kontrak tenaga honorer nondatabase karena saat ini banyak guru memasuki masa pensiun. "Maka sangat bersyukur masih dipertahankan walaupun lewat pengadaan JLOP. Data yang kita siapkan memang banyak guru. Sehingga saya merasa bahagia dan gembira bahwa bisa rekrut lagi dan diperpanjang karena kita sangat membutuhkan mereka," ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bangka, Ismir Rahmaddinianto. Ia mengatakan, saat ini ada sebanyak 53 tenaga honorer nondatabase di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka. Jumlah itupun masih jauh dari cukup karena kebutuhannya memang sangat besar.
"Maka nanti akan kita lakukan analisis kemudian kita laporkan terkait kebutuhan Dinas Lingkungan Hidup untuk tenaga honorer yang sebenarnya masih kekurangan dari jumlah yang ada," kata Ismir Rahmaddinianto.
Plh Sekda Bangka, Thoni Marza membenarkan ada dua OPD yang membutuhkan paling banyak tenaga honerer. Yakni Dinas Pendidikan dalam hal ini guru dan Dinas Lingkungan Hidup seperti tenaga kebersihan.
"Tenaga honorer paling banyak kebutuhannya adalah Dinas Pendidikan terutama guru dan Dinas Lingkungan Hidup seperti tenaga kebersihan. Ini akan menjadi perhatian utama," kata Thoni Marza.
Sebelumnya diberitakan, Penjabat Bupati Bangka, Isnaini memimpin rapat penyelesaian tenaga honorer non-database di Ruang Pertemuan Parai Tenggiri Kantor Bupati Bangka, Rabu (5/3/). Dalam rapat tesebut diambil keputusan akan terus mempekerjakan para tenaga honorer hingga Oktober 2025.
Pemkab Bangka akan memperpanjang kontrak tenaga honorer non-database dengan mekanisme Pengadaan Jasa Lainnya Orang Perorangan (JLOP). Pasalnya tenaga honorer non-database ini akan berakhir kontraknya pada 31 Maret 2025.
Isnaini mengakui, hal ini dilakukan mengingat sejumlah dinas di Pemkab Bangka masih sangat membutuhkan tenaga mereka. "Para tenaga honorer non-database yang masa kerjanya akan berakhir per 31 Maret 2025, akan tetap dipekerjakan dengan mekanisme pengadaan jasa lainnya. Nantinya para tenaga honorer non-database tersebut akan dipekerjakan kembali selama 6 bulan ke depan, mulai bulan April-Oktober 2025 nanti," kata Isnaini.
Menurut Isniani, kebijakan yang diambil dengan menerapkan mekanisme JLOP sudah diatur berdasarkan peraturan presiden mengenai pengadaan barang dan jasa. "Hasil konsultasi ke Kanwil Hukum dan HAM, kita bisa mengunakan berdasarkan peraturan presiden mengenai pengadaan barang dan jasa, tidak perlu ketentuan lainnya. Kita tetap akan perpanjang masa kerja para tenaga honorer non-database dengan kebijakan mekanisme pengadaan JLOP," jelasnya.
Plh Sekda Bangka, Thony Marza mengakui, pengadaan jasa tersebut, juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing OPD. "Memang kebutuhan tersebut harus dipetakan dengan OPD melalui analisis jabatan dan analisis beban kerja tersebut. Ini tentunya ditunggu oleh honorer-honorer kita yang akan berakhir di 31 Maret ini," ujar Thony Marza.
Pengaturan untuk penempatan tenaga honorer ini akan dilakukan secara bertahap sampai dengan Bulan Oktober 2025. Baru akan dilakukan penyesuaian dengan kebutuhan dan beban kerja masing-masing OPD. "Seperti saat ini OPD yang banyak membutuhkan para tenaga honorer ini adalah Dinas Lingkungan Hidup dan guru pada Dinas Pendidikan Bangka," kata Thoni Marza. (die)
| 52 Warga Kecamatan Mentok Bangka Barat Terima Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Gratis |
|
|---|
| Lindungi Anak di Ruang Digital, Bangka Selatan Siap Implementasikan PP Tunas |
|
|---|
| Kapolres Bangka Selatan Pimpin Sertijab Tiga PJU, Kasi Humas dan Dua Kapolsek Berganti |
|
|---|
| Puskeswan Sungaiselan Jadi Percontohan Peternakan Terpadu |
|
|---|
| Istirahat dari Aktivitas Politik, Ketua DPC PPP Bangka Barat Pilih Mundur dari Jabatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20240722-Rozali.jpg)