Selasa, 21 April 2026

Berita Bangka Selatan

Stok Bahan Pokok Melimpah, Pemkab Bangka Selatan Pastikan Aman Hingga Juni 2025

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menjamin ketersediaan bahan pokok di daerah itu dalam kategori aman.

Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menjamin ketersediaan bahan pokok di daerah itu dalam kategori aman. Tidak hanya itu, harga bahan pokok dipastikan akan turut distabilkan selama peringatan hari besar keagamaan nasional (HBKN). Banyaknya stok bahan pokok diklaim mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga bulan Juni 2025.

Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi mengatakan, 12 komoditas persediaan pangan di daerah itu cukup melimpah. Dipastikan stok tersebut cukup guna memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan bahkan selama Ramadan hingga pasca-Idulfitri 2025.

Hal itu sebagaimana data yang telah disampaikan oleh setiap perangkat daerah dan stakeholder terkait dalam menjaga kebutuhan pangan. "Alhamdulillah 12 stok untuk kebutuhan pangan kita pastikan aman selama tiga bulan ke depan," kata Debby Vita Dewi, Rabu (12/3).

Menurutnya, data stok kebutuhan 12 bahan pokok telah terdata secara sistematis. Misalnya untuk persediaan padi sebanyak 12.278 ton, jagung 22,28 ton dan kacang kedelai 192,9 ton. Sementara komoditas bawang merah 1.563 ton dan bawang putih sebanyak 661 ton. 

Dilanjutkan cabai merah besar tersedia sebanyak 120 ton, cabai rawit 1.560 ton dan daging sapi 150 ton. Sedangkan stok daging ayam ras sebanyak 46 ton, telur ayam ras 213 ton, gula pasir 416 ton dan minyak goreng 447 ton. 

Dengan rantai pasok yang lancar, pemerintah menjamin harga bahan kebutuhan pokok terkendali dan tidak terlalu tinggi pada saat sampai di tangan pedagang. Koordinasi terus dilakukan agar tidak ada penimbunan barang kebutuhan pokok penting. "Dengan kita hadir memberikan kemudahan, masyarakat tidak merasa kesulitan untuk memenuhi bahan pokok pada Ramadan atau Idulfitri," ucap Debby Vita Dewi.

Di sisi lain sambung dia, berbagai strategi disusun untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Pemerintah turut berkoordinasi dengan pemasok bahan pokok dari luar daerah termasuk petani champion atau unggulan. Petani champion adalah petani penggerak yang menjadi mitra pemerintah dalam untuk mendukung stabilisasi pasokan dan harga suatu komoditas.

Petani champion akan menjadi investor di daerah yang kerap mengalami defisit stok kedua komoditas bahan pokok, terutama cabai dan bawang merah. Pemerintah akan turut memfasilitasi kegiatan operasi pasar murah dalam menekan tingkat inflasi. Terkhusus imbas melonjaknya harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok yang belakangan ini terjadi.

"Operasi pasar murah kita jadwalkan bisa dilakukan di setiap kecamatan. Tidak hanya dilakukan di kota, tetapi juga di desa," jelasnya.

Debby Vita Dewi mengatakan, dalam waktu dekat forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) akan meninjau langsung ke gudang penyimpanan. Langkah itu diambil untuk memastikan sekaligus melakukan verifikasi data yang ada. Pasalnya, jumlah stok yang ada kini baru sebatas data yang disampaikan oleh pihak-pihak terkait.

"Kami meminta masyarakat untuk tetap tenang, karena pemerintah daerah bersama Forkopimda menjamin persediaan bahan pokok tetap aman dan lancar," pungkas Debby Vita Dewi. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved