Rabu, 22 April 2026

Berita Pangkalpinang

Selama Ramadan, Warga Binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang Belajar Mengaji hingga Setor Hafalan  

Bulan Ramadan 1446 Hijriah menjadi momentum bagi warga binaan Lapas Perempuan Pangkalpinang untuk memperkuat spiritualitas dan ilmu agama

Editor: suhendri
Istimewa/Dok Humas Lapas Perempuan Pangkalpinang
PROGRAM KEAGAMAAN - Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Pangkalpinang mengikuti program kepribadian keagamaan di bulan Ramadan, Jumat (14/3/2025). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Bulan Ramadan 1446 Hijriah menjadi momentum bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Pangkalpinang untuk memperkuat spiritualitas dan memperdalam ilmu agama.

Selama bulan puasa ini, mereka mendapat program kepribadian keagamaan mencakup pembelajaran iqra dan Al-Qur’an, hafalan ayat suci, serta kajian keislaman. 

Program yang selenggarakan Lapas Perempuan Pangkalpinang bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Indonesian Al-Qur’an Center (IAC) Pangkalpinang, dan Yayasan Ash Saleha ini bertujuan meningkatkan pemahaman agama dan membentuk karakter yang lebih baik. 

Dalam program tersebut, warga binaan pemula dalam membaca Al-Qur’an diajarkan mengenal huruf hijaiah.

Adapun warga binaan yang sudah bisa membaca Al-Qur’an, mereka memperlancar bacaannya saja.

 Mereka yang telah lancar membaca Al-Qur’an pun diberikan tugas menghafal ayat-ayat tertentu untuk disetorkan pada pertemuan berikutnya.

“Selain menjalankan ibadah puasa dan salat Tarawih, para warga binaan juga mendapatkan pembinaan spiritual melalui kegiatan positif lainnya seperti tadarusan dan dakwah,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas Perempuan Pangkalpinang Indar Laya kepada Bangka Pos, Jumat (14/3/2025).

“Kami berharap melalui program ini, mereka dapat makin mendekatkan diri kepada Allah, memperbaiki diri, serta memiliki bekal ilmu agama yang lebih baik untuk kehidupan setelah menjalani masa pidana," ujar Indar.

Dia menuturkan, pembinaan keagamaan di bulan Ramadan menjadi bagian dari upaya pihak lapas untuk memberikan harapan dan motivasi kepada warga binaan agar dapat menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.

Selain program keagamaan, Lapas Perempuan Pangkalpinang juga tetap membuka layanan kunjungan dan penitipan barang bagi keluarga warga binaan selama bulan Ramadan.

Layanan ini dibuka pada Senin hingga Sabtu, pukul 13.00-16.00 WIB.

Dengan adanya program pembinaan keagamaan dan dukungan dari keluarga, para warga binaan diharapkan dapat menjalani bulan suci Ramadan dengan lebih bermakna dan menjadikannya sebagai titik balik untuk kehidupan yang lebih baik di masa depan.

"Bulan Ramadan adalah momen yang tepat untuk mempererat hubungan keluarga dan memperkuat spiritualitas. Kami berharap melalui layanan kunjungan ini, warga binaan mendapatkan dukungan moral yang dapat membantu mereka menjalani masa pidana dengan lebih baik," tutur Indar. (t2)

 

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved