Rabu, 22 April 2026

Berita Pangkalpinang

DKUKM Bangka Belitung Gelar Bazar Tanjak Ramadan

Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar bazar tempat aneka jajanan khas (Tanjak) Ramadan.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).
TANJAK RAMADAN - DKUKM Provinsi Bangka Belitung membuka Tanjak Ramadhan yang berada di taman UMKM Provinsi Bangka Belitung, Selasa (18/3/2025). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar bazar tempat aneka jajanan khas (Tanjak) Ramadan di Taman UMKM Provinsi Bangka Belitung, Selasa (18/3). Beraneka ragam jajanan mulai dari empek-empek, surabi, aneka kolak, nasi briyani hingga beragam minuman segar pun tersaji di Tanjak Ramadan ini.

Sekretaris DKUKM Provinsi Bangka Belitung, Riza Aryani mengatakan, meskipun kondisi perekonomian sedang sulit namun antusias masyarakat terhadap UMKM masih tinggi. "Pengamatan kami UMKM di Bangka Belitung di Ramadan ini banyak yang tumbuh, artinya dari mulai makanan basah yang baru muncul lalu makanan kering yang memang buat tahunan kondisinya Alhamdulillah," ujar Riza Aryani.

Dalam Tanjak Ramadan yang digelar sejak 17 Maret hingga 21 Maret ini, terdapat 16 tenda dengan 30 UMKM yang meramaikan kegiatan tersebut. Selain itu Riza Aryani mengatakan dalam Tanjak Ramadhan, untuk sasarannya merupakan para pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.

"Bazar ini memang ditunggu-tunggu kawan pegawai, karena banyak pulang kerja tidak sempat masak jadi bisa beli cemilan atau apapun di sini," tuturnya.

Riza Aryani mengatakan, melalui bazar, para pelaku UMKM mendapatkan sejumlah manfaat seperti media promosi yang menjadi faktor penting dalam kemajuan usaha. "Setiap bazar adalah penetrasi pasar di mana mereka bisa menampilkan produknya, namun ketika kurang laris bukan berarti mereka harus surut. Di sini kita menambah daya saing, kualitas sumber daya manusia dan produknya," jelasnya.

Pihaknya pun berharap para pelaku UMKM, dapat berpikir kreatif dan inovatif termasuk memanfaatkan digitalisasi dalam mengembangkan pasarnya. "Jika membuat produk harus sesuai dengan selera pasar, bukan selera pribadi. Saya harap UMKM terus bergairah, tumbuh dan meningkatkan daya saing mereka," jelasnya.

Pelaku UMKM, Tri Yulianti mengatakan, merasa terbantu dengan adanya Tanjak Ramadan khususnya bagi usahanya yang biasanya berjualan secara online. "Kami dari Affa Food ini menjual beragam sayur lauk pauk matang, bagi kami sangat terbantu adanya bazar ini. Kalau situasi Ramadan ini juga biasanya permintaan lauk pauk lebih meningkat," ungkap Tri Yulianti. (riz)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved