Selasa, 9 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Meski Hujan, Warga Pangkalpinang Tetap Antusias Berburu Bahan Pangan Murah

Hujan yang mengguyur Kota Pangkalpinang tak mengurangi antusiasme warga mendatangi Gerakan Pangan Murah

Tayang:
Editor: suhendri
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
BERBURU BAHAN PANGAN MURAH - Meski hujan, warga tetap antusias berburu bahan pangan murah dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan Pemerintah Kota Pangkalpinang di Terminal Kampung Keramat, Kelurahan Gajah Mada, Kecamatan Rangkui, Rabu (19/3/2025). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Hujan yang mengguyur Kota Pangkalpinang tak mengurangi antusiasme warga mendatangi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan pemerintah kota setempat di Terminal Kampung Keramat, Kelurahan Gajah Mada, Kecamatan Rangkui, Rabu (19/3/2025).

Mereka berburu bahan pangan yang dijual dengan harga di bawah harga pasar.

Beras SPHP, misalnya, dijual dengan harga hanya Rp59.000 per 5 kilogram.

Bahan pangan lainnya seperti telur ayam ras dijual dengan harga cuma Rp1.650 per butir, minyak goreng Filma (2 liter) Rp38.000, cabai merah Rp10.000 per 2 ons, lengkeng Rp30.000 per kg, dan sayuran hidroponik Rp10.000 per pak.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Yiyi Zilaida Dwitri, mengatakan, meskipun hujan turun, antusiasme warga tetap tinggi mendatangi GPM yang diikuti 21 vendor, termasuk Bulog, Hypermart, ID Food, Hoki Buah, dan kelompok wanita tani (KWT) tersebut. 

"Alhamdulillah, meski hujan, banyak masyarakat yang datang berbelanja. Ini menunjukkan bahwa GPM sangat dibutuhkan untuk membantu mereka memperoleh bahan pokok dengan harga stabil," kata Yiyi. 

"Harapan kami dengan adanya GPM ini, masyarakat dapat lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan pokoknya. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dan jangkauannya diperluas agar makin banyak warga yang merasakan manfaatnya," tuturnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pangkalpinang, Juhaini, yang turut menghadiri GPM di Terminal Kampung Keramat, mengatakan, Gerakan Pangan Murah merupakan bagian dari kebijakan nasional yang wajib dijalankan oleh pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama di momen hari besar seperti Lebaran.

"GPM ini kami laksanakan menggunakan anggaran APBD Kota Pangkalpinang untuk mengurangi beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idulfitri. Dengan harga yang lebih murah dari pasaran, diharapkan masyarakat bisa berbelanja dengan lebih mudah," kata Juhaini kepada awak media. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved