Berita Bangka Selatan
Pemkab Bangka Selatan Cek Takaran Minyakita
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memastikan volume minyak goreng jenis Minyakita yang dijual di pasar sesuai takaran.
TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan memastikan volume minyak goreng jenis Minyakita yang dijual di pasar sesuai takaran. Hal itu setelah jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) termasuk Satuan Tugas (Satgas) Pangan melakukan pengukuran langsung di pasar. Warga diminta ikut mengawasi dan melaporkan jika menemukan kekurangan volume komoditas minyak goreng bersubsidi tersebut.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi berujar pihaknya telah melakukan pengukuran ulang takaran minyak goreng kemasan satu liter. Hal tersebut untuk menindaklanjuti adanya temuan kasus penyunatan takaran minyak goreng Minyakita tidak sesuai di beberapa daerah belakangan ini.
Untuk memastikan hal tersebut, pemerintah melakukan pengukuran takaran minyak goreng kemasan dengan memilih toko secara acak. "Kita juga mengecek volume Minyakita. Kita tuangkan ke dalam wadah dan kita ukur," kata Debby Vita Dewi, Rabu (19/3).
Menurutnya, uji sampling ini untuk memastikan takaran sebelum disalurkan kepada konsumen. Sekaligus memberikan keyakinan kepada masyarakat akan ketepatan isi minyak goreng bersubsidi tersebut. Selain itu, pemerintah ingin memastikan untuk stabilitas harga, ketersediaan stok serta mencegah adanya praktik penimbunan atau penyimpangan distribusi.
Dari hasil pengukuran yang dilakukan kata Debby Vita Dewi, pihaknya mendapati keakuratan takaran Minyakita yakni 1.000 mililiter atau satu liter. Artinya, kata dia, takaran Minyakita yang ditemukan sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Berikut pula dengan beras kemasan lima kilogram yang dilakukan pengecekan, semuanya dipastikan telah sesuai takaran.
"Alhamdulillah berdasarkan hasil penakaran isinya sesuai. Termasuk juga beras, (Takarannya) aman," sebut Debby Vita Dewi.
Di sisi lain sambung dia, hasil temuan tersebut, pihaknya akan menyerahkan sepenuhnya tindak lanjut kepada Satgas Pangan. Pemerintah menegaskan terus berusaha menunjukkan ke masyarakat kondisi yang ada di Pasar Terminal Toboali. Pengecekan tersebut rencananya akan terus dilakukan di pasar tradisional lain.
Selain itu, juga akan dilakukan dengan mengambil sampling di beberapa toko modern. Hal tersebut juga dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan. Dengan dilaksanakannya pengecekan ini diharapkan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan minyak goreng dengan harga yang terjangkau dan volume yang tepat.
"Sehingga mendukung kestabilan harga bahan pokok penting di Kabupaten Bangka Selatan," ujarnya. (u1)
| Lindungi Anak di Ruang Digital, Bangka Selatan Siap Implementasikan PP Tunas |
|
|---|
| Kapolres Bangka Selatan Pimpin Sertijab Tiga PJU, Kasi Humas dan Dua Kapolsek Berganti |
|
|---|
| Polisi dan Warga Gotong Royong Sembelih Hewan Kurban |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban, Belum Ada Temuan Penyakit |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Sesuaikan 4 Struktur OPD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20250319-CEK-TAKARAN-Wakil-Bupati-Bangka-Selatan-Debby-Vita-Dewi.jpg)