Rabu, 22 April 2026

Berita Bangka

Kapolres Bangka Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Menumbing

Kapolres Bangka, AKBP Toni Sarjaka memimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Menumbing 2025 di Halaman Polres Bangka, Kamis (20/3).

Bangkapos.com/Deddy Marjaya
OPERASI KETUPAT -- Kapolres Bangka AKBP Toni Sarjaka melakukan pemeriksaan kendaraan yang terlibat dalam Operasi Ketupat Menumbing 2025 saat Apel Gelar Pasukan di Halaman Polres Bangka Kamis (20/3/2025). 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Kapolres Bangka, AKBP Toni Sarjaka memimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Menumbing 2025 di Halaman Polres Bangka, Kamis (20/3). Pasukan yang mengikuti apel antara lain dai Polres Bangka, Lanal Babel, Yonif 147 KGJ, Koramil, Brimob Polda Babel, Satpol PP Bangka, Dishub Bangka, BPBD Bangka, Dinkes Bangka, Saka Bhayangkara, Senkom, Tagana dan Laskar Sekaban.

Apel ditandai dengan pemasangan tanda operasi kepada perwakilan pasukan sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Menumbing 2025. "Apel gelar pasukan merupakan bentuk komitmen untuk memastikan kesiapan personel dan sarpras, serta memperkuat sinergisitas dengan stakeholder terkait sehingga Operasi Ketupat 2025 dalam rangka pengamanan mudik serta perayaan hari raya Idulfitri 1446 H dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar," kata Toni Sarjaka.

Ia menjelaskan, pemerintah memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 sampai 30 Maret 2025. Sedangkan, puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 5 sampai dengan 7 April 2025. 

"Berkaitan dengan hal tersebut, Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Terpusat dengan sandi Ketupat 2025, dan mengangkat tagline Mudik Aman, Keluarga Nyaman. Diselenggarakan pada tanggal 23 Maret sampai dengan 8 April 2025," jelasnya.

Toni Sarjaka juga meminta dalam memberikan pelayanan harus ramah dan responsif. Juga harus menjadi prioritas selama pengamanan mudik lebaran 2025. Seluruh pelaksanaan tugas di lapangan tentunya harus disertai strategi komunikasi publik yang baik. 

"Pastikan masyarakat dapat memahami informasi terkait layanan kepolisian, pesan kamtibmas, dan penerapan rekayasa lalu lintas. Optimalkan layanan 110 sebagai hotline pelayanan, pengaduan dan pelaporan tanggap darurat, baik terhadap gangguan kamtibmas maupun kemacetan pada jalur mudik," kata Toni Sarjaka(die)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved