Selasa, 21 April 2026

Berita Pangkalpinang

PMI Pangkalpinang: Donor Darah Aman saat Puasa            

Bagi yang merasa kuat, mendonorkan darah juga bisa dilakukan sebelum siang hari dengan tetap memperhatikan kondisi tubuh

Editor: suhendri
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
DONORKAN DARAH - Seorang pendonor mendonorkan darahnya di Unit Donor Darah PMI Kota Pangkalpinang, Kamis (20/3/2025). Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang mengalami kekosongan stok darah sejak pertengahan Ramadan 2025. Karena stok darah kosong, jika ada pasien yang membutuhkan segera, PMI Kota Pangkalpinang meminta bantuan pihak keluarga pasien untuk mendonorkan darah. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Teknisi Laboratorium Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang Tri Lestari menegaskan, mendonorkan darah saat puasa tetap aman asalkan dilakukan dengan persiapan yang tepat. 

"Tidak ada larangan atau batasan bagi yang ingin mendonor darah selama Ramadan. Justru, donor darah bisa menjadi ladang amal yang bermanfaat bagi sesama," kata Tri, Kamis (20/3/2025).

Ia lantas membagikan tip agar tetap aman mendonorkan darah saat berpuasa.

Pertama, pastikan sahur dengan makanan bergizi.

Sebelum berpuasa, konsumsi makanan yang kaya protein, zat besi, dan vitamin C seperti daging, ikan, sayuran hijau, serta buah-buahan. 

Hindari makanan yang terlalu berlemak atau berminyak agar tubuh tetap segar.

Kedua, pilih waktu yang tepat untuk mendonorkan darah. Waktu terbaik untuk mendonorkan darah adalah setelah berbuka puasa atau menjelang malam. 

Namun, bagi yang merasa kuat, mendonorkan darah juga bisa dilakukan sebelum siang hari dengan tetap memperhatikan kondisi tubuh.

Ketiga, memperbanyak minum air.

Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih yang cukup saat sahur dan setelah berbuka untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

Keempat, istirahat yang cukup.

Tidur yang cukup sebelum dan sesudah mendonorkan darah sangat penting untuk menjaga stamina tubuh.

Hindari aktivitas berat setelah mendonor agar tidak mudah lemas.

Kelima, konsumsi kurma dan makanan manis setelah mendonorkan darah.

Setelah mendonorkan darah, konsumsi makanan manis seperti kurma atau teh manis untuk membantu mengembalikan energi dengan cepat.

Tri berharap masyarakat tidak ragu untuk mendonorkan darah selama Ramadan, mengingat kebutuhan darah tetap tinggi setiap harinya.

"Kami (PMI Kota Pangkalpinang–red) tetap melayani donor darah dari pagi hingga malam. Jadi, bagi yang ingin berbagi kebaikan melalui donor darah, silakan datang kapan saja," tuturnya. 

Kehabisan stok darah

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pangkalpinang mengalami kekosongan stok darah sejak pertengahan Ramadan 2025.

Hal tersebut disebabkan oleh terus meningkatnya permintaan darah, sedangkan jumlah pendonor mengalami penurunan.

Demikian disampaikan Tri Lestari. Tri mengatakan permintaan darah, baik trombosit maupun whole blood (WB), tetap tinggi selama Ramadan ini.

Namun, jumlah pendonor menurun drastis diduga karena kekhawatiran masyarakat untuk menyumbangkan darah saat berpuasa.

"Setiap hari ada sekitar 70 kantong darah yang dibutuhkan dari pagi hingga malam. Namun, karena keterbatasan stok, kami hanya mampu mendistribusikan sekitar 20 kantong. Untuk pasien dengan kondisi darurat, kami prioritaskan terlebih dahulu," kata Tri.

Sebelum Ramadan, lanjut Tri, pihaknya sebenarnya telah menggelar kegiatan donor darah dan sempat memiliki stok dalam jumlah cukup banyak.

Namun, tingginya permintaan harian yang mencapai 70 kantong menyebabkan stok tersebut habis sebelum Ramadan berakhir.

"Karena stok darah kosong, jika ada pasien yang membutuhkan segera, kami meminta bantuan dari pihak keluarga untuk mendonorkan darah. Jika ada yang bersedia, kami akan langsung melakukan proses donor di sini," tutur Tri. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved