Senin, 20 April 2026

Berita Pangkalpinang

Pendapatan Daerah Pangkalpinang 2024 Terealisasi Rp1,015 Triliun 

Pendapatan daerah Kota Pangkalpinang tahun 2024 terealisasi sebesar Rp1.015.615.499.761,80 atau 99,99 persen dari target Rp 1.015.749.419.552.

Editor: suhendri
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
RAPAT PARIPURNA - Rapat paripurna DPRD Kota Pangkalpinang dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2024 oleh Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, M Unu Ibnudin, Kamis (27/3/2025). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Penjabat Wali Kota Pangkalpinang, M Unu Ibnudin, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2024 dalam rapat paripurna DPRD Kota Pangkalpinang, Kamis (27/3/2025). 

Pada kesempatan ini, Unu memaparkan capaian pembangunan, realisasi pendapatan dan belanja daerah, serta program prioritas yang telah dijalankan oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang sepanjang tahun 2024.

Dalam laporannya, Unu mengatakan, pendapatan daerah Kota Pangkalpinang tahun 2024 terealisasi sebesar Rp1.015.615.499.761,80 atau 99,99 persen dari target Rp 1.015.749.419.552.

Pendapatan tersebut berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp200.688.905.463,80 atau terealisasi 102,78 persen dari target Rp195.256.680.732, pendapatan transfer (dari pusat dan daerah lain) sebesar Rp807.899.546.588 atau terealisasi 99,34 persen dari target Rp813.303.007.549, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp7.027.047.710 atau terealisasi 97,74 persen dari target Rp7.189.731.271.

"Kami terus berupaya agar pengelolaan anggaran dilakukan secara efektif dan tepat sasaran. Prinsip efisiensi dan transparansi menjadi perhatian utama dalam penggunaan anggaran daerah," kata Unu.

Dalam LKPj 2024, Unu juga menyebutkan, sisa lebih pembiayaan anggaran mencapai Rp56,75 miliar.

Menurutnya, angka tersebut menunjukkan efisiensi dalam pengelolaan anggaran daerah, yang akan menjadi dasar perencanaan keuangan di tahun berikutnya.

"Kami akan terus meningkatkan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah agar setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Pangkalpinang," ujar Unu.

Di sektor infrastruktur, lanjut dia, Pemkot Pangkalpinang telah menyelesaikan pembangunan dan rehabilitasi 75 titik sistem drainase guna mengatasi permasalahan banjir yang kerap terjadi di beberapa wilayah.

Selain itu, melakukan pembangunan serta renovasi sembilan puskesmas untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

"Kami memastikan pembangunan infrastruktur yang dilakukan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dalam mengatasi banjir maupun meningkatkan akses layanan kesehatan," ujar Unu. 

Di bidang pendidikan, Pemkot Pangkalpinang telah membangun ruang kelas baru serta menyalurkan bantuan pendidikan bagi 1.001 siswa sebagai upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan.

Selain itu, perhatian juga diberikan kepada kelompok rentan, termasuk 385 penyandang disabilitas yang menerima bantuan sosial dari pemerintah.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam sektor pendidikan dan sosial, agar semua warga Pangkalpinang dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata," tutur Unu. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved