Rabu, 22 April 2026

Berita Bangka Tengah

Kunjungan Wisata Bangka Tengah Naik 70 Persen Selama Lebaran

Disbudparpora Bangka Tengah mengklaim, hampir seluruh destinasi wisata di wilayahnya, mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan selama Lebaran.

Bangkapos.com/Sela Agustika
Pengunjung saat menikmati beberapa spot foto yang instagramabel di Danau Pading, Bangka Tengah. 

KOBA, BABEL NEWS - Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Bangka Tengah mengklaim, hampir seluruh destinasi wisata di wilayahnya, mengalami lonjakan pengunjung yang signifikan selama momen Lebaran. Hal ini disampaikan Kepala Disbudparpora Kabupaten Bangka Tengah, Zainal, Jumat (11/4).

"Jadi inilah hebat Bangka Tengah ini, banyak tempat tujuan wisata, ada kolong, pantai, gusung, hutan pelawan dan lainnya yang sifat heterogen. Kami melihat semua wisata ini semenjak lebaran kemarin luar biasa, ramai," ungkap Zainal.

Diakuinya, pertumbuhan kunjungan wisatawan pada momen Lebaran diperkirakan mengalami peningkatan hingga 70 persen dibandingkan hari biasanya. Namun, memang jumlah pengunjung atau wisatawan ini masih didominasi oleh wisatawan lokal.

"Selama momen Lebaran, kunjungan tempat wisata kita tinggi semua, bahkan di sepanjang jalan Desa Pelempat dan Arung Dalam ini juga penuh masyarakat yang berwisata, karena memang momen lebaran dan wisata pantai di kita tidak berbayar," ungkapnya.

Menurutnya, sepanjang tahun 2024 tercatat jumlah kunjungungan wisatawan mengalami peningkatan dengan total sebanyak 239.888 kunjungan wisata domestik dan 615 wisatawan manca negara. 

"Dari data memang tahun 2024 kemarin wisatawan domestik kita tercatat naik, dari 2023 hanya 149.302 wisatwan domestik, tahun 2024 total ada 239.888 wisatawan domestik, namun memang untuk wisatawan mancanegara di tahun 2024 kita menurun hanya 615, sementara 2023 di angka 630," kata Zainal.

Terkait fasilitas umum di lokasi wisata, Zainal mengatakan, saat ini masih bertahap untuk dilakukan pengembangan. Namun, sejumlah tempat seperti Sumur Tujuh, Pantai Batu Belubang, dan Danau Pading telah dilengkapi dengan fasilitas memadai seperti WC, musala, gazebo, dan lainnya.

"Yang kendala kita saat ini pasti masalah anggaran, kita mengajak masyarakat untuk datang ke tempat wisata dan berekreasi dan imbauan kami menjaga fasilitas, membuang sampah pada tempatnya," jelasnya.

Ia menambahkan, di tahun 2025 ini, Disbudparpora Bangka Tengah tidak akan melakukan pembangunan fisik. Fokus utama dialihkan pada penataan nonfisik berupa pelatihan kepada pengelola tempat wisata.

"Terus terang anggaran yang ada tahun ini sifatnya pemberdayaan ekonomi kreatif, untuk bangunan fisik tidak ada tahun ini. Fokus peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan bagi para pengelola wisata," ucapnya. (t3)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved