Rabu, 22 April 2026

Berita Bangka Tengah

Pemkab Bangka Tengah Koordinasi Jelang Kejurda Babel 2025

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar FGD koordinasi dan sinkronisasi dalam mempersiapkan Kejurda 2025.

Bangkapos.com/Sepri Sumartono
Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda. 

KOBA, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar FGD koordinasi dan sinkronisasi dalam mempersiapkan Kejurda 2025. "Kita gelar FGD dengan harapan muncul rekomendasi atlet-atlet yang bakal mengharumkan Bangka Tengah, di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional," kata Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, Selasa (15/4).

Lalu, terkait pembinaan dan pengembangan bakat, potensi serta prestasi atlet, pihaknya sudah berkoordinasi dengan KONI Bangka Tengah. "Kita memang tidak spesialis olahraga, sehingga kami sudah mendiskusikan ini dengan KONI Bangka Tengah, agar keluar bibit-bibit atlet keren dan hebat, biarkan mereka yang mikirin dan kita tinggal support," katanya.

Sedangkan, terkait persiapan Porprov Bangka Belitung, Pemkab Bangka Tengah akan berupaya menganggarkan dana lebih dari sebelumnya. "Porprov kita juara umum, tentu harus pertahankan, kalau perlu anggaran kita support lebih dari sebelumnya, semoga atlet kita bisa berprestasi dan dapat mengharumkan nama Bangka Tengah," jelasnya.

Kepala Disbudparpora Bangka Tengah, Zainal mengatakan, ada delapan cabang olahraga yang diperlombakan pada Kejurda 2025 di Belitung Timur. Beberapa cabang olahraga itu di antaranya atletik, karate, panahan, panjat tebing, senam, renang, menembak dan taekwondo.

"Lombanya ada 8 cabor, tapi kita cuma punya anggaran Rp360 juta dengan rincian Rp125 juta untuk SPPD dan sisanya untuk makan dan minum," katanya.

Zainal mengaku anggaran tersebut jauh berbeda dengan masa sebelum Covid-19. Sebelum covid, Pemkab Bangka Tengah punya anggaran luar biasa, bahkan seleksi dilakukan di setiap kecamatan.

Tidak hanya itu, semuanya disiapkan oleh pihaknya, baik makan dan minum hingga sarana dan prasarana, tapi sekarang Pemkab Bangka Tengah tidak punya anggaran yang banyak. "Karena anggaran terbatas, kemungkinan atlet yang diberangkatkan juga yang berpotensi meraih medali," katanya. (w6)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved